Pada 14 November 1945, secara resmi korps Mobile Brigade (Mobrig) dibentuk oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir. Kemudian pada 14 November 1961, resmi menjadi Korps Brigade Mobil (Brimob) dengan baret biru dongker sebagai penanda. Saat ini korps Brimob dipimpin Inspektur Jenderal (bintang dua) dengan sebutan Komandan Korps Brimob.
Tak heran setiap bulan November, SDN Banyuarang 1 seringkali dijadikan tempat upacara personel Brimob.
Pada tahun 1947, seluruh kekuatan pasukan pejuang mundur dari Mojokerto ke Jombang. Termasuk beberapa batalyon TKR, Hizbullah, TRIP, TGP dan Mobrig. Setelah gagal membendung serangan pasukan Belanda pada agresi militer Belanda ke-2, pada 29 Desember 1948 kota Jombang dapat dikuasai musuh. Pasukan Mobrig polisi mundur ke selatan kota Jombang dan bermarkas di Dusun Plemahan Desa Banyuarang.
(Red/Wijaya)















