“Silahkan bekerja untuk rakyat, karena sejatinya yang menentukan adalah rakyat. Sosialisasikan kepada masyarakat. Syahrul dan Sugih harus didukung. Siapa saja akhirnya nanti yang didaftarkan dan diputuskan partai kita semua harus kembali bersatu,” pinta Kang Ace.
“Kadang kita ini sering merasa gagah di kampung sendiri. Padahal dunia ini luas karena itu agar kita menang wawasan kita harus dibuka. Momentum Pilkada, Partai akan objektif. Elektabilitas akan kita ukur, termasuk akuntabilitas kinerja yang dimiliki masing-masing bakal calon,” imbuhnya.
Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI terpilih dengan suara terbanyak asal Kabupaten Bandung dan Bandung Barat pada Pileg 2024 lalu itu, sempat memberi semangat para kadernya bahwa dirinya siap menjadi ‘panglima perang’ untuk memenangkan Pilkada di Kabupaten Bandung.
“Sebagai Caleg DPR RI terpilih asal Kabupaten Bandung saya siap menjadi panglima perang pada perhelatan Pilkada Kabupaten Bandung ini,” kata Kang Ace.
Kang Ace mengingatkan, pada saat ini partainya tengah melakukan tahapan survei. Termasuk menjalin komunikasi dengan partai lain. “Ingat partai kita sekarang banyak yang melirik, sehingga kita tidak perlu menjadi pecundang sebelum bertempur. Karena itu yang masih berpikir pragmatis, minggir,” ujarnya, tegas.
“Kita jaga kekompakan, satukan kekuatan yang kita miliki. Sampaikan kepada masyarakat bahwa Golkar adalah partai masa depan. Buktinya prosentase dukungan kaum muda terhadap Partai Golkar pada Pemilu 2024 cukup tinggi, mencapai hingga 47 persen,” ungkap Kang Ace.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Caleg DPR RI terpilih lainnya asal Kabupaten Bandung, Dadang Naser, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Cucu Sugyati, para Caleg DPRD Kabupaten Bandung terpilih dan sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Bandung lainnya. (Jay)













