HOME

Rawan Kecelakaan, Warga Berharap Adanya Pelebaran Jalan Nasional

579
×

Rawan Kecelakaan, Warga Berharap Adanya Pelebaran Jalan Nasional

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Jalur jalan nasional batas Bandung-Cianjur-Rancabali-Naringgul dan Cidaun yang melintasi dua desa dan masuk wilayah kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan diantaranya desa Balegede dan Sukabakti kondisi jalannya masih kecil dan sempit sehingga jika ada kendaraan roda empat (mobil- red) berpapasan satu arah harus berhenti terlebih dahulu.

Diketahui, padahal jalur tersebut merupakan akses satu-satunya yang setiap hari ramai dilalui oleh kendaraan besar dan kecil untuk menuju ke Kabupaten Bandung via Cianjur Selatan dan dari Cianjur Selatan menuju Bandung. Jalur Naringgul sendiri merupakan jalur lintasan wisata Jabar Selatan, maka tak heran bila menjelang hari libur tiba jalur tersebut ramai dilintasi kendaraan.

Oleh karena itu, warga berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten, provinsi dan pusat untuk segera melakukan pelebaran jalan diawal tahun 2020 ini.

Pantuan MetroMediaNews.co, jalan yang kondisinya kecil serta sempit dan berbelok belok tikungan yang sangat tajam mulai dari batas desa Naringgul sampai batas Rancabali Kabupaten Bandung, kurang lebih ada sekitar 10 kilometer dengan lebar jalan hanya kisaran 4 meter ditambah belum adanya lampu penerangan jalan umum (PJU).

Asep Aspar Kepala Desa Balegede, Asep Aspar menyampaikan, bahwa warga sangat berharap ada dukungan dari pemerintah daerah dan pusat untuk segera memperlebar jalan nasional yang masih kecil dan sempit yang melintasi dua desa.

“Rencananya kami pemerintah desa akan membuat pengajuan berbentuk surat proposal yang ditujukan kepada pemerintah daerah dan pusat untuk pembebasan tanah lahan warga yang ada dipingiran jalan nasional Bandung-Cianjur Selatan via Kecamatan Naringgul,” katanya kepada MetroMediaNews.co, Rabu (6/11/2019).

Asep menyambungkan, kurang lebih ada sekitar 10 kilometer jalan yang kondisinya masih sempit dengan tikungan yang berliku tajam.

“Kalau dari batas desa Sukabakti-Naringgul kondisi jalan nasional sudah lebar hingga sampai kecamatan Cidaun, namun setelah masuk ke arah Bandung melintasi desa Sukabakti dan Balegede kondisi jalan menyempit. Maka tak jarang sering terjadinya kecelakaan terutama para penguna jalan yang belum hapal jalan dengan mengunakan kendaraan roda empat,” sambungnya.

Hal yang sama disampaikan Kapolsek Naringgul, Iptu Sumardi, bahwa jalur Sukabakti-Balegede yang panjangnya hampir 10 kilometer hingga sampai ke perbatasan Kabupaten Bandung memang rawan kecelakaan.

“Dari data di kantor kami tahun 2019 cukup lumayan meningkat, sebab melihat kondisi jalan yang masih kecil dan sempit juga banyak tikungan yang sangat tajam,” katanya.

Lanjut Kapolsek, kondisi jalan saat ini memang bagus karena kondisi hotmiknya baru diperbaikinya, namun sayangnya jalannya masih kecil dan sempit serta menanjak juga banyaknya tikungan yang sangat tajam, ditambah belum adanya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Adapun untuk lebar jalan yang sekarang hanya 4 meter jadi kalau ada kendaraan besar yang berpapasan salah satu kendaraan harus berhenti terlebih dahulu dan kami juga menghimbau kepada para penguna jalan baik yang akan menuju Kabupaten Bandung, dan sebaliknya yang akan menuju Kabupaten Cianjur via Naringgul harap berhati-hati apalagi bila malam hari,” pungkasnya.

Editor: Dedy Rahman
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *