HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
Daerah

Resmi Jabat Gubernur Lemhanas, Kang Ace : Teknologi Digital Berpengaruh Terhadap Geopolitik

152
×

Resmi Jabat Gubernur Lemhanas, Kang Ace : Teknologi Digital Berpengaruh Terhadap Geopolitik

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Tubagus Ace Hasan Syadzily resmi dilantik menjadi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Selasa (22/10/2024). Pria yang akarab disapa Kang Ace itu memastikan, Lemhanas akan terus melakukan kajian dinamis demi ketahanan bangsa terutama menghadapi pesatnya perkembangan teknologi digital yang mempengaruhi geopolitik.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Pernyataan itu disampaikan Kang Ace saat memberikan sambutan di Lemhanas. “Amanat yang berikan negara kepada kami sebagai Gubernur Lemhanas ini bisa sukses kalau bapak ibu sekalian memberikan dukungan,” kata Kang Ace dihadapan para deputi dan staf Lemhanas.

Kang Ace menyatakan, pernah menempuh pendidikan di Lemhanas. Tapi, menjadi peserta pendidikan dan pengelola Lemhanas, tentu berbeda. “Saya mengucapkan terima kasih atas penunjukkan ini. Tentu sangat membahagiakan. Kami mohon dukungan dari bapak dan ibu sekalian, pemimpin militer dan sipil yang masing-masing memiliki kelebihan dan kemampuan mumpuni. Terima kasih atas penerimaan dan sambutannya,” ujar Kang Ace.

Menurut Kang Ace, tugas paling utama Lemhanas adalah tiga hal. Pertama, Lemhanas, harus melaksanakan pendidikan bagi calon-calon pemimpin nasional. Tugas itu merupakan tugas pokok, karena jika calon pemimpin nasional tidak memiliki suatu pandangan sama tentang tantangan global yang dihadapi bangsa, dikhawatirkan pemimpin akan berjalan sendiri-sendiri.

“Kalau itu terjadi, tentu bangsa kita tidak mungkin mencapai tujuan sama, yaitu, cita-cita proklamasi. Diketahui, tantangan yang dihadapi, antara tahun 1945, 60-an, 70-an, 80-an, terus mengalami dinamika seiring perkembangan zaman,” tutur pria yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *