SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Viral 5 Orang Warga Terinfeksi Virus Corona, Kades Sukabakti: Itu Tidak Benar alias Hoax

626
×

Viral 5 Orang Warga Terinfeksi Virus Corona, Kades Sukabakti: Itu Tidak Benar alias Hoax

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Cianjur – Beredarnya kabar 5 orang warga desa Sukabakti, Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang diduga terinfeksi wabah Virus Covid-19, lewat pesan rekaman melalui media sosial Facebook dan WhatsApp ternyata adalah berita bohong atau Hoax.

Diketahui, kabar 5 orang warga yang terinfeksi Virus Corona sepulang bekerja dari wilayah zona merah Kabupaten Bogor sempat viral dan membuat resah warga.

Kepala desa Sukabakti, Tatang, yang juga Ketua Relawan Kesiapsiagaan Penanggulangan Penanganan Pencegahan Covid-19 tingkat desa menegaskan, beredarnya kabar 5 orang warga yang terpapar Virus Corona atau dari Kampung Tegal Lame adalah tidak benar.

“Kronologis yang sebenarnya adalah ada 6 orang yang pulang dari tempat kerjanya di Kabupaten Bogor pada Senin, 30 Maret 2020, karena pihak perusahaan meliburkannya,” ujar Tatang kepada MetroMediaNews.co, Senin (6/4/2020).

Ia menjelaskan, ke enam pemuda tersebut sampai di Kampung halamannya pada saat itu langsung melapor ke medis Puskesmas Naringgul untuk dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, karena dari beberapa orang tersebut ada yang terkena penyakit gatal-gatal.

“Dari hasil pemeriksaan medis dinyatakan keadaan mereka sehat dan suhu tubuhnya normal-normal saja,” kata Tatang.

Ke enam pemuda yang pulang dari Bogor dan saat ini sedang di isolasi Mandiri disalah satu rumah milik warga adalah WI (27), SI (18), RN (22), KN (19), SA (21) dan KS (19) yang saat ini berada di Kabupaten Bandung, kecamatan Banjaran, karena paman nya meninggal dunia.

“Ke enam orang warga desa kami yang menjalani isolasi sampai hari ini sudah hampir 9 hari dan keadaannya sehat-sehat saja. Jadi tidak ada gejala yang lain nya. Tadi kami bersama RW menjenguknya untuk memastikan keadaannya,” ucapnya.

Adapun untuk kebutuhan sehari -harinya mereka diberi makan oleh pihak keluarga masing-masing dan pemerintah desa juga turut membantu kebutuhan mereka.

“Jadi kami tegaskan bahwa kabar yang beredar adalah bohong alias hoaxs. Untuk sementara didesa Sukabakti aman dan kami juga sudah menghimbau setiap ada warga perantau yang datang untuk tidak keluar rumah atau lebih baiknya jangan pulang dulu sebelum dinyatakan oleh pemerintah pusat diperbolehkan pulang, sebab kalau memaksa pulang juga akan masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP),” pungkasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *