METROMEDIANEWS, CIANJUR – Masyarakat Cianjur Selatan dihebohkan dengan adanya suara keras mirip dentuman meriam pada Selasa malam (25/12/2018) sekitar pukul 21.15 WIB.
Suara dentuman keras itu terdengar hingga beberapa Kecamatan diwilayah Cianjur Selatan, khususnya kecamatan Naringgul suara dentuman mirip meriam itu terdengar sangat jelas hingga kaca dan tembok rumah warga bergetar.
Hingga saat ini belum diketahui asal suara dentuman tersebut, namun dugaan sementara suara keras dentuman mirip meriam berasal dari lokasi kegiatan latihan TNI AD yang berlokasi di Rancabali, Gunung Sumul.

Asep Suryaman (54) warga Desa Balegede, Naringgul Cianjur Selatan, membenarkan adanya suara dentuman keras mirip meriam tersebut.
“Benar ada suara dentuman keras dan dugaan sementara berasal dari lokasi latihan TNI. Tapi setahu saya latihan itu sudah selesai di hari Minggu (23/12),” katanya.
Asep menyampaikan, memang pada bulan September 2018 ada kegiatan TNI AD dari Kostrad Cilodong di Rancabali, Gunung Sumul dan Kecamatan Naringgul, namun kegiatannya sudah selesai.
“Saya juga heran suara dentuman tidak terdengar jelas di lokasi latihan TNI, tapi terdengar ditempat yang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cidaun AKP Falahudin langsung bertindak cepat dengan mengecek langsung suara dentuman keras didampingi Kasi Trantib Kecamatan Cidaun dan dua orang Anggota BPBD Cianjur.
“Sementara ini dapat kami simpulkan asal suara dari arah laut pinggiran Pantai Selatan Jayanti, namun terlihat normal gelombang ombak laut dan tidak ada yang aneh ataupun mengkhawatirkan,” ungkapnya.
Lanjut Kapolsek, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dengan adanya isu-isu yang belum jelas. Bahkan pihaknya pun sudah mengkonfirmasi kepada anggota Koramil untuk memastikan benar tidaknya ada latihan TNI.
“Disampaikan salah seorang anggota Koramil benar adanya latihan dari TNI AD di wilayah Kecamatan Rancabali, jadi kemungkinan bisa saja asal suara itu dari sana. Namun yang diketahui jarak latihan itu sangat jauh,” ucapnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau dan menelusuri asalnya suara dentuman yang sangat keras itu.
“Saat ini kami juga menunggu hasil laporan dari BPBD terkait suara keras mirip meriam dan kami masih menunggu informasi lain,” tandasnya.
Penulis: Jay















