SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Daerah

Warga Sukaluyu Cianjur Perlebar Jalan dengan Alat Manual dan Secara Swadaya

28
×

Warga Sukaluyu Cianjur Perlebar Jalan dengan Alat Manual dan Secara Swadaya

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Rasa gotong royong dan kebersamaan masih terjaga di desa Sukaluyu, kecamatan Cikadu, Cianjur Selatan, Jawa Barat, seperti halnya warga masyarakat Kampung Mekar Bakti RT 12/RW 04 berharap memiliki jalan desa yang layak dan lebar yang bisa dilalui kendaran roda empat (mobil-red). Untuk itu warga bersama-sama bahu-membahu mengerjakan pelebaran jalan yang masih sempit mengupas tebing berupa bebatuan bercampur tanah dengan menggunakan alat manual seperti lingis, cangkul, pahat, palu dan karung.

Terpantau dilokasi puluhan warga Kampung Mekar Bakti yang sedang mengerjakan pelebaran jalan secara swadya tersebut dipimpin langsung oleh kepala desa juga BPD, RT/RW, tokoh masyarakat dengan begitu gigih dan semangat penuh kekompakan juga kebersamaan.

Kepala desa Sukaluyu, Wahyu mengatakan, pelebaran jalan dengan cara manual sepanjang 8013 meter yang lokasinya di Kampung Mekar Bakti ini secara swadya.

“Alasannya jalan menuju Kampung Mekar Bakti ini lebar hanya  2 meter, sekarang dibikin lebar 3,5 meter, pekerjaannya kami rutin tiap hari Minggu bersama warga masyarakat,” katanya.

“Alhamdulillah setiap hari Minggu warga yang hadir mencapai  70 orang,” tambahnya.

Setelah lebar jalan 3,5 meter, lanjut Wahyu, rencananya hasil Musdes dan Musdus akan di cor beton dengan menggunakan anggaran dana desa (DD) tahap 2 tahun 2024.

“Dengan kondisi jalan mulus dan lebar perjalanan lalu lintas warga yang menggunakan roda empat (mobil-red) berjalan lancar apabila keluar masuk baik itu mau menjual hasil bumi juga lainnya,” jelasnya.

“Dan nantinya perekonomian warga kami bisa berjalan lancar,” pungkasnya.(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *