SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOMEMegapolitan

76 Tahun HUT RI, Ade Manansyah: Harapan untuk Indonesia Ditengah Pandemi

159
×

76 Tahun HUT RI, Ade Manansyah: Harapan untuk Indonesia Ditengah Pandemi

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Jakarta – Dalam waktu dekat Indonesia akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-76 Kemerdekaan Indonesia, pada 17 Agustus 2021. Banyak harapan dalam memaknai HUT RI tahun ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Advokat Muda, Ade Manansyah, SH, MH. Menurutnya ada empat harapan besar dalam HUT RI ke-76 tahun ini.

Ade menjelaskan, Pertama, Merdeka dari Kesenjangan. Dalam kurun waktu 76 tahun Indonesia merdeka, namun masih terasa Kesenjangan Ekonomi, Politik, Sosial dan Pendidikan.

“Bidang ekonomi sebagian besar masih dikuasai segelintir elite, yang menghegemoni kekuasaan dengan kekuatan finansial. Bahkan, jarak antara si kaya dan si miskin makin jauh, apalagi di tengah Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” ujarnya dalam press conference yang digelar di kantornya, Jakarta, Rabu, 11 Agustus 2021.

Ia melanjutkan, dibidang sosial dan pendidikan juga sama, masih ada kesenjangan dalam fasilitas bagi saudara-saudara kita di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal.

“Dan ini sangat pentingnya perhatian dan dukungan dari Pemerintah dalam hal Pendidikan,” kata Obet sapaan akrab Ade Manansyah yang kerab membela kaum tertindas.

Selanjutnya yang kedua, kata Ade, Merdeka dari oligarki serta mafia ekonomi dan kesehatan. Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, perdebatan terkait dengan mafia ekonomi dan kesehatan semakin meruncing. Kebijakan-kebijakan diambil sebagian terasa untuk kepentingan oligarki dengan meminggirkan peran rakyat kecil. Selain itu, adanya mafia-mafia di bidang ekonomi dan kesehatan, yang selama ini menghambat perbaikan sistem perekonomian Indonesia.

“Maka dari itu, mari jadikan Indonesia sebagai negara untuk semua. Kelompok yang memegang kendali ekonomi dan kekuasaan, seharusnya mengayomi dan mengangkat rakyat kita, serta para pengusaha pengusaha muda,” tegasnya.

Kemudian ketiga, Merdeka untuk melahirkan pemimpin di tengah Pandemi. Ade menjelaskan, pepatah kuno menyebut bahwa pemimpin hebat lahir di tengah krisis.

“Karena itu, Pandemi Covid-19 harus jadi semangat bersama untuk bergotong-royong, saling bantu, serta melahirkan pemimpin besar yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan kemerdekaan Indonesia,” ucapnya.

Keempat, Merdeka dari Peraturan – peraturan Pemerintah yang sangat menyudutkan masyarakat.

“Seperti halnya masyarakat diwajibkan memiliki sertifikat vaksin pada saat menjalankan kehidupan sehari-hari dan dikaitkannya dengan penerimaan bantuan sosial,” tandasnya.

(Dedy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *