CianjurHOME

Minta Perhatian Pemerintah, Pasutri Lansia di Cidaun Tinggal di Gubuk Reot dan Tanpa Listrik

314
×

Minta Perhatian Pemerintah, Pasutri Lansia di Cidaun Tinggal di Gubuk Reot dan Tanpa Listrik

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Sepasang suami istri (Pasutri) di Cidaun bertahun-tahun menempati rumah tidak layak huni dan tanpa adanya cahaya listrik. Pasutri tersebut berharap adanya bantuan dari pemerintah.

Diketahui pasangan suami istri tersebut bernama Arifin (65) dengan Iiss (75) warga asal Kampung Simpang Jambe RT 01/02, desa Sukapura, kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, Jawa Barat.

Ironisnya hingga kini belum tersentuh oleh Pemerintah, padahal pemerintah baik Pemkab, Pemprov dan Pusat sedang gencar mengucurkan anggaran untuk bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Informasi yang diterima MMN.co, Ma Iiis pernah beberapa tahun yang lalu mendapat bantuan penerima keluarga harapan (PKH), namun kini ia tidak menerima lagi padahal keluarga Ma Iis sangat membutuhkan bantuan tersebut untuk menopang kehidupan sehari-harinya.

Iiss (75) mengatakan, tanah ini milik orang lain dirinya hanya numpang dan menempati gubuk berdua bersama suami.

“Sudah hampir 4 tahun lamanya, sementara anak anak ema sudah pada nikah dibawa sama suaminya,” katanya.

Dulu pernah mendapat bantuan dari pemerintah yaitu bantuan PKH tapi sekarang tidak dapat lagi.

“Untuk bantuan rumah belum pernah ada, padahal ema sangat membutuhkan bantuan apalagi sekarang cari duit serba sulit,” ujarnya.

Iis berharap ingin memiliki rumah yang layak huni disisa umur yan sudah tua ini meskipun hidup berdua bersama suami.

“Walau Ema sama suami kerja serabutan jadi tukang cuci baju dan suami jadi tukang pijit, tapi alhamdulillah walau kerja serabutan bisa buat makan ema sehari hari,” ucapnya dengan nada sedih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *