SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
NasionalPUI

Menko Zulhas Soroti Peran Strategis Kapolri dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional

79
×

Menko Zulhas Soroti Peran Strategis Kapolri dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Metromedianews.co
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan pentingnya peran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung program swasembada pangan yang diusung Presiden Prabowo Subianto melalui visi Asta Cita.

Pernyataan itu disampaikan Zulhas dalampembukaan Muktamar PUI ke-15 yang digelar di Convention Hall Smesco, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2025). Kapolri turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Zulhas menyoroti keterlibatan Polri dalam mendukung program nasional penanaman jagung secara masif di seluruh Indonesia. Menurutnya, dukungan dari Kapolri sangat mempercepat pencapaian target produksi nasional.

“Kita gerakkan semua elemen untuk swasembada. Terima kasih kepada Pak Kapolri atas dukungan nyata, termasuk dalam program penanaman jagung. Kalau Kapolri sudah mendukung, proses produksi jadi lebih cepat,” ungkap Zulhas.

Ia juga mengenang pengalamannya saat baru menjabat sebagai Menteri Perdagangan, ketika harga gabah masih berada di kisaran Rp4.450 per kilogram. Saat itu, Zulhas merasa prihatin karena petani terus merugi sementara tengkulak mendapatkan keuntungan besar.

“Baru dua minggu saya jadi Mendag, saya langsung bilang kondisi ini harus diubah. Harga gabah yang dibeli Bulog terlalu rendah, dan kini alhamdulillah sudah naik menjadi Rp6.500 per kilogram,” ujar Zulhas.

Namun, ia mengakui tantangan masih ada. Masih ditemukan praktik tengkulak dan dominasi pabrik yang merugikan petani. Dalam situasi ini, Zulhas kembali mengapresiasi kehadiran dan dukungan langsung Kapolri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *