“Masalahnya, masih banyak pabrik yang tidak patuh. Maka kami minta bantuan Kapolri. Beliau ini luar biasa. Bukan sekadar pujian, tapi fakta. Setiap rapat soal harga, Kapolri selalu hadir. Dan begitu beliau ada, kita bisa langsung beri peringatan pada pabrik—jangan main-main, petani harus dibayar Rp6.500. Sekarang hampir semua pabrik mengikuti,” tegasnya.
Selain isu pangan, Zulhas juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Kapolri terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan Islam, mahasiswa, dan pemuda.
“Kapolri Jenderal Listyo Sigit sangat perhatian terhadap Ormas Islam. Hampir semua kegiatan HMI, Ansor, PMII, hingga PP Muhammadiyah, beliau hadir. Kita justru sering absen. Terima kasih, Pak Kapolri, atas dedikasinya,” tutup Zulhas.
Dedi















