Tangerang — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahussalam Karawaci terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah Kota Tangerang melalui pengelolaan bank sampah sekolah yang melibatkan siswa, orang tua, dan komite sekolah.
Program ini tidak hanya menjadi sarana edukasi lingkungan bagi siswa, tetapi juga berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur di lingkungan sekolah. Salah satu peran penting datang dari Lidya selaku Ketua Komite Madrasah bersama pengurus komite lainnya yang aktif dalam mengelola bank sampah.
Lidya menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian bersama antara pihak sekolah dan komite untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus memberikan nilai tambah bagi siswa.

“Kami dari komite bersama orang tua siswa berinisiatif untuk tidak hanya mendukung, tetapi juga terlibat langsung dalam pengelolaan bank sampah ini. Mulai dari pengumpulan, pencatatan, hingga penyaluran hasilnya kami lakukan secara bersama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan orang tua menjadi kunci keberhasilan program ini. Orang tua didorong untuk membiasakan anak memilah sampah dari rumah, sehingga proses edukasi tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga berlanjut di lingkungan keluarga.
Menurut Lidya, tujuan utama dari program ini adalah membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dini.
“Harapannya, anak-anak tidak hanya memahami teori, tetapi juga terbiasa mempraktikkan langsung. Kami ingin membentuk karakter peduli lingkungan yang bisa mereka bawa sampai dewasa,” tambahnya.















