SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
BeritaKupangNusa Tenggara Timur

Situasi Memanas di Kantor Bupati Kupang, Warga Eks Tim-Tim Kecewa Tak Ditemui Pemerintah

7
×

Situasi Memanas di Kantor Bupati Kupang, Warga Eks Tim-Tim Kecewa Tak Ditemui Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Kupang — Suasana di Kantor Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur, memanas pada Rabu (13/5/2026) setelah ratusan masyarakat eks Timor-Timur yang tinggal di kawasan Civic Center mengaku kecewa karena tidak mendapat kepastian bertemu dengan pemerintah daerah terkait isu penggusuran.

Sejak pukul 09.00 WITA, warga bersama sejumlah pemuda telah mendatangi Kantor Bupati Kupang untuk melakukan audiensi yang sebelumnya telah diajukan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang sejak 11 Mei 2026. Kedatangan mereka bertujuan meminta penjelasan mengenai rencana penertiban dan pengosongan kawasan Civic Center yang selama ini ditempati masyarakat.

Namun hingga sore hari, audiensi yang dijadwalkan belum juga terlaksana. Bupati dan Wakil Bupati Kupang diketahui sedang berada di luar daerah menghadiri agenda pemerintahan, sementara Sekretaris Daerah disebut tengah mengikuti rapat internal.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga. Sejumlah pemuda sempat menyampaikan protes karena merasa pemerintah tidak serius menanggapi persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.

Salah satu pemuda Civic Center, Maun Melki, mengatakan masyarakat datang secara resmi dan bukan tanpa pemberitahuan.

“Kami datang bukan tiba-tiba. Surat audiensi sudah masuk sejak tanggal 11 Mei dan jadwalnya hari ini jam 9 pagi. Dari pagi sampai sore kami tunggu, tetapi belum ada satu pun pimpinan daerah yang menemui masyarakat,” ujarnya.

Warga Tuntut Kepastian Soal Penggusuran Civic Center

Menurut Melki, warga hanya ingin mendapatkan kepastian terkait masa depan mereka di kawasan Civic Center. Ia menilai masyarakat saat ini hidup dalam ketakutan akibat isu penggusuran yang terus berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *