HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
KupangNusa Tenggara TimurPeristiwa

Situasi Memanas di Kantor Bupati Kupang, Warga Eks Tim-Tim Kecewa Tak Ditemui Pemerintah

847
×

Situasi Memanas di Kantor Bupati Kupang, Warga Eks Tim-Tim Kecewa Tak Ditemui Pemerintah

Sebarkan artikel ini

“Ini bukan persoalan kecil. Ini soal rumah masyarakat, keluarga, anak-anak, dan masa depan orang kecil yang tinggal di Civic Center,” katanya.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Ia menegaskan warga datang dengan niat baik untuk berdialog, bukan membuat keributan ataupun melawan pemerintah.

“Kami hanya minta pemerintah membuka ruang dialog supaya masyarakat tidak terus hidup dalam ketakutan,” lanjutnya.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kupang, Adi Lona, akhirnya menemui masyarakat dan memberikan penjelasan mengenai kondisi yang terjadi.

Adi Lona mengaku sebelumnya tidak mengetahui kedatangan masyarakat untuk audiensi pada hari tersebut.

“Saya baru tahu setelah masyarakat sudah datang ke kantor bupati. Saya juga sudah mencoba menghubungi beberapa pihak pemerintah agar bisa menemui masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan Sekretaris Daerah belum dapat menemui warga karena masih mengikuti rapat penting yang tidak bisa ditinggalkan. Selain itu, pihaknya juga telah mencoba menghubungi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, namun belum mendapat respons.

Terkait isu penggusuran, Adi Lona menegaskan hingga saat ini belum ada pembongkaran maupun pengosongan lahan secara resmi di kawasan Civic Center.

Menurutnya, pembongkaran salah satu rumah yang terjadi beberapa hari lalu dilakukan karena kondisi bangunan dinilai sudah membahayakan penghuninya.

“Rumah itu sudah rawan rubuh dan berbahaya untuk ditempati. Jadi bukan penggusuran, tetapi membantu membongkar rumah yang kondisinya sudah tidak aman,” jelasnya.

Meski demikian, masyarakat tetap menilai tindakan tersebut sebagai sinyal awal pengosongan kawasan sehingga memicu keresahan di tengah warga.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *