PEMALANG – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penjualan hewan kurban di sejumlah wilayah Kabupaten Pemalang mulai ramai. Para pedagang sapi dan kambing mulai memadati beberapa titik penjualan, baik di pinggir jalan utama maupun di pasar hewan tradisional. Salah satu lapak yang mulai ramai dikunjungi pembeli berada di Jalan Kolonel Sugiyono, Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.
Lapak hewan kurban milik Dadang (42) terlihat dipenuhi puluhan sapi yang siap dijual untuk kebutuhan kurban masyarakat. Setiap hari, sejumlah warga datang untuk melihat kondisi sapi, menanyakan harga, hingga melakukan pemesanan lebih awal menjelang Hari Raya Iduladha.
Dadang mengatakan, hewan kurban yang dijual di lapaknya didatangkan dari sejumlah daerah di Jawa Tengah dan sebagian dari Jawa Timur. Menurutnya, sapi dari dua wilayah tersebut memiliki kualitas yang baik dan banyak diminati pembeli karena ukuran tubuhnya yang besar serta kondisi kesehatannya yang terjaga.
“Tahun ini saya membawa sekitar 30 ekor sapi. Ada yang ukuran sedang sampai yang besar. Alhamdulillah sekarang mulai banyak yang datang lihat-lihat, ada yang pesan juga,” kata Dadang saat ditemui di lapaknya, Sabtu (16/5/2026).
Untuk harga, sapi kurban yang dijual bervariasi mulai dari Rp20 juta hingga Rp30 juta per ekor, tergantung ukuran dan bobot sapi. Meski harga hewan ternak tahun ini mengalami sedikit kenaikan dibanding tahun sebelumnya, minat masyarakat untuk membeli hewan kurban tetap cukup tinggi.
Gratis Ongkir Jadi Daya Tarik Pembeli
Sebagai bentuk pelayanan kepada pembeli, Dadang mengaku memberikan fasilitas gratis ongkos kirim khusus untuk wilayah Kota Pemalang. Menurutnya, layanan tersebut cukup membantu masyarakat yang membeli sapi kurban dalam jumlah besar maupun pembelian untuk masjid dan musala.







