“Kalau wilayah Pemalang kota saya kasih gratis ongkir. Jadi pembeli tinggal terima di lokasi tujuan,” ujarnya.
Dadang merupakan pedagang asal Purbalingga yang telah bertahun-tahun berjualan hewan kurban di Pemalang setiap menjelang Hari Raya Iduladha. Ia mengaku sudah memiliki pelanggan tetap yang rutin membeli sapi kurban di lapaknya setiap tahun.
Selain melayani pembelian perorangan, dirinya juga menerima pesanan dari kelompok masyarakat, panitia kurban masjid, hingga lembaga pendidikan. Untuk menjaga ketersediaan stok, Dadang setiap hari menyiapkan sekitar 28 ekor sapi di lapaknya. Jika stok mulai berkurang, dirinya langsung mengambil tambahan sapi dari peternak di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pasar Hewan Mulai Dipadati Pembeli
Meningkatnya penjualan hewan kurban juga terlihat di sejumlah pasar hewan di Kabupaten Pemalang, seperti Pasar Hewan Randudongkal dan Pasar Comal. Aktivitas jual beli mulai meningkat dibanding hari biasa karena masyarakat mulai mencari hewan kurban lebih awal agar mendapatkan harga dan kualitas yang sesuai.
Beberapa peternak lokal di Pemalang juga mulai memanfaatkan momentum Iduladha untuk menjual ternaknya. Tidak sedikit warga yang sengaja membeli langsung dari peternak karena dinilai lebih murah dan bisa memilih kondisi hewan secara langsung.
Sementara itu, Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei mendatang. Dengan semakin dekatnya hari raya, para pedagang memperkirakan jumlah pembeli akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Para pedagang berharap penjualan tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian para peternak dan pedagang hewan kurban di Kabupaten Pemalang.







