METROMEDIANEWS.CO – Mengangkat tema ‘Untuk Indonesia Damai dan Sejahtera’, organisasi masyarakat (Ormas) Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa) menaungi beberapa komunitas diantaranya Komunitas Saung Berbagi (KSB), Gerakan Pemuda Hijrah (GPH), Komunitas Club Motor Ninja Crazy, Majlis Taklim, Nurul Jadid, Komunitas Gerakan Hijrah (KGH), Majlis Taklim Nur Farina, Ponpes Al-Jihad Campaka Cianjur, Komunitas Guru Ngaji Kampung (KGNK) dan Aliansi Masyarakat Muslim Mande Hijrah (Ammanah) menggelar kegiatan sosial keagamaan, Minggu (4/11/2018) kemarin.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lapang Desa Sukamulya, Kecamatan Cikalongkulon, yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tamu undangan, dan puluhan anak yatim dan kaum dhuafa.

Sekjen Ormas Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa), Maqbul Syaban mengatakan, melalui tema ‘Menuju Indonesia Damai dan Sejahtera’ mengajak masyarakat untuk cinta damai, jangan sampai terpancing dan terprovokasi dengan beredarnya berbagai rumor.
“Secara garis besarnya melalui kegiatan bakti sosial ini mengajak kepada masyarakat untuk menuju Indonesia damai dan sejahtera. Konteknya, bukan berarti tidak boleh memilih, tapi lebih kepada jaga kedamaian,” katanya.
Lanjutnya, masyarakat jangan sampai bisa terpancing isu-isu tidak benar atau hoax. “Saat ini baru bergerak skala Kabupaten/ Kota saja, mudah-mudahan kedepan nya bisa bergerak tingkat Provinsi dan Pusat. Kegiatan ini akan terus berlanjut untuk mengajak kepada masyarakat melalui tema saat ini. Intinya mengajak menuju Indonesia aman, damai dan sejahtera,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya selalu eksis bergerak menyelenggarakan keagamaan dan sosial kepada masyarakat rutinitas seminggu sekali masing-masing kecamatan, karena ada beberapa koordinator di tingkat kecamatan. Baik itu pengajian, tabliq akbar dan kontek posisif hal lainnya.
Kepala Desa Sukamulya, Sukarxia Gamal Mustapa menyampaikan, atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat sangat mneyambut baik, mendukung penuh dan support. Sesuai dengan program Bupati Cianjur melalui tujuh pilar keagamaan jargon Cianjur, dua diantaranya gemar bersedekah dan mencintai anak yatim juga jompo.
“Melalui tema ini jelasnya sangat baik atau hal positif dan harus disambut. Berharap tidak ada tema atau lebel apapun, jelasnya ini kegiatan sosial dan keagamaan konteknya. Ya, berharap kegiatan seperti ini terus digiatkan secara rutin melalui ‘Bakti Sosial’ baik itu santunan anak yatim dan jompo,” tandasnya.
Adapun gerakan kegiatan sosial keagamaan tersebut di isi melalui santunan anak yatim dan jompo, pengajian, tabliq akbar dan seruan atau ajakan kepada seluruh eleman masyarakat Cianjur untuk mengutamakan cinta damai dan sejahtera.
Penulis: Jay















