“Anak-anak Indonesai memilik hak yang sama, hak untuk hidup layak dan hidup bahagia. Hak untuk berkreasi dan berkarya, tanpa melihat dan membeda-bedakan warna kulit dan asal usulnya, sehingga anak-anak Indonesia menjadi anak-anak bangsa yang cinta damai,” jelasnya kepada metromedianews.co.
Edo juga menuturkan, untuk masa depan generasi anak-anak Indonesia, DAG siap bekerja keras untuk anak-anak Indonesia. Menurutya, anak Indonesia perlu diselamatkan dari paham radikalisme, kebencian, intoleransi, dan kekerasan.
“Selamat Hari Anak Nasional. Kami Demi Anak Generasi akan selalu hadir berjuang untuk masa depan anak-anak Indonesia,” paparnya.
Dalam peringatan HAN ini, ada 100 orang anak jalanan yang ikut hadir. Sebanyak 40 anak di bawah umur 10 tahun mengikuti lomba mewarnai gambar Garuda Pancasila, di mana juara I mendapat hadiah sepeda, juara II tas sekolah dan juara III alat-alat tulis. Selain itu, semua anak-anak jalanan mendapatkan hadiah hiburan berupa paket snack atau makanan ringan.
Dalam kegiatan itu ada juga ditampilkan badut anak, dongeng anak, hiburan lagu anak-anak yang dibawakan Wawa Lukman dan penampilan musik tradisionil kulintang oleh anak-anak Grup Bapontar. (jns/dr).















