HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Diduga Jajanan Makaroni Penyebab Puluhan Siswa Keracunan

156
×

Diduga Jajanan Makaroni Penyebab Puluhan Siswa Keracunan

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Diduga mengkonsumsi makaroni, sebanyak 27 siswa yang terdiri dari 8 anak TK Tunaskarya dan 19 anak SD Sukanagara 3 mengalami keracunan, Selasa (29/10). Para siswa tengah menjalani perawatan medis di Puskesmas Sukanagara.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr Irvan N Fauzy menjelaskan telah terjadi keracunan yang menimpa anak-anak TK Tunaskarya dan SD Sukanagara 3.

“Tim kami sudah turun kelapangan ada 27 anak yang katanya keracunan dari jajanan jenis Makaroni di disekitaran Pasar,” kata dr Irvan, Selasa (29/10).

Dikatakannya, keluhan yang dialami oleh pasien atau anak-anak mengalami pusing dan muntah. Saat ini kondisi anak sekarang sudah diobservasi, oleh pihak Puskesmas Sukanagara, meskipun kondisinya tidak ada yang mengkhwatirkan, akan tetapi semua anak-anak yang terdampak dari jajananan makaroni tersebut akan diobservasi selama 6 jam kedepan.

“Jadi nanti anak-anak yang sudah ditangani akan diobservasi selama 6 jam kedepan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Sukanagara Hj Tuti Amalia mengatakan murid yang keracunan awalnya datang tujuh orang.

“Kebanyakan mengeluhkan mual, muntah, dan pusing, murid berasal dari SDN 3 Sukanagara dan TK Tunas Karya,” ujarnya.

Tuti mengatakan, keluhan mual, muntah dan pusing, sekitar pukul 09.00 WIB.

“Dari keterangan para murid, mereka mengeluh keracunan setelah setengah jam mengonsumsi makanan jajanan sekolah,” katanya.

Tuti mengatakan, para korban langsung diobservasi dan ada yang dilakukan infus juga.

“Untuk makanan sudah ada yang mengambil sampelnya untuk diperiksa di laboratorium,” tukasnya.

Editor: Dedy Rahman
Penulis: Farhaan MR

Metro Media News Peduli 2026

Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.

Lihat Proposal & Informasi Lengkap »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *