SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Diduga Mengalami Keracunan, 68 Orang Dirawat Secara Intensif

376
×

Diduga Mengalami Keracunan, 68 Orang Dirawat Secara Intensif

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – 68 Orang warga Ciranjang, Cianjur, diduga mengalami keracunan seusai menyantap makanan hajatan yang digelar keluarga Nanang di Kampung Curug RT 04/06 Desa/Kecamatan Ciranjang, Sabtu (30/6) kemarin.

Rata rata korban mengalami kondisi lemas, pusing, mual mual dan BAB, sehingga para korban dibawa ke Puskesmas Ciranjang untuk mendapat perawatan intensif.

Dikatakan Arni Rinjani (45) korban keracunan menjelaskan, sepulang dari hajatan dirinya dan beberapa warga mengalami pusing, mual-mual dan BAB berulang kali.

“Badan terasa lemas dan saya langsung dibawa ke Puskesmas Ciranjang oleh keluarga,” ujarnya.

Arni melanjutkan, setiba di Puskesmas ternyata sudah banyak tetangga yang menderita sakit yang sama.

“Saya kaget, ternyata kami semua keracunan yang berasal dari makanan di tempat hajatan pernikahan tadi siang,” ucapnya.

Kepala Puskesmas Ciranjang, dr. Elfira Firdaus menjelaskan, 68 orang warga Kampung Curug diduga keracunan makanan. Dari 68 orang yang keracunan makanan, diantaranya ada korban anak-anak.

“Sekitar pukul 16.00 WIB sore, sejumlah pasien datang ke Puskesmas dengan kondisi lemas dan mengalami pusing, mual-mual dan BAB. Pasien keracunan terus berdatangan hingga tempat tidur di Puskesmas penuh,” katanya.

Setelah mendapat perawatan medis, sejumlah 17 orang warga yang mengalami keracunan diperbolehkan untuk pulang, sedangkan bagi korban lansia dan anak-anak masih dirawat secara intensif.

“Kami telah mengamankan bukti fisik makanan dari tempat hajatan dan muntah korban yang disimpan dalam kulkas milik Puskesmas Ciranjang. Makan dan muntahan korban itu, nantinya akan dijadikan sampel untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Elfira.

Menanggapi keracunan massal yang dialami warga Kampung Curug menjadi perhatian serius Camat Ciranjang Saepul Anwar.

“Turut prihatin dan sangat menyayangkan peristiwa keracunan massal yang dialami warganya,” ucap Camat saat berada di Puskesmas.

Lebih lanjut, Saepul Anwar mengimbau kepada seluruh warga Desa Ciranjang, untuk tidak khawatir dan panik atas kejadian tersebut.

“Insyaallah kejadian ini dapat ditangani dengan cepat oleh petugas Puskesmas Ciranjang dan semoga saja seluruh korban bisa dipulangkan ke rumahnya besok hari,” ungkapnya penuh harap.

Penulis: Jay
Editor: Dedy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *