Artikel ini merupakan kiriman dari kontributor atau pembaca. Isi tulisan, data, opini, serta keakuratan informasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan berada di luar tanggung jawab Redaksi Metro Media News.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Ingin Menjadi Kontributor / Kirim Artikel?Oleh: Dedi Ahmad Ramdhani, S.Pd., M.M | Garut
GARUT, 01 Agustus 2026. Keluarga merupakan institusi pertama yang membentuk karakter manusia. Dari keluargalah seseorang belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, kejujuran, hingga nilai-nilai keimanan. Dalam Islam, keluarga bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya suami, istri, dan anak-anak, tetapi juga merupakan amanah yang kelak dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Namun, kehidupan rumah tangga tidak pernah lepas dari ujian. Perbedaan karakter, persoalan ekonomi, kesalahpahaman, hingga tantangan dalam mendidik anak menjadi bagian dari dinamika yang hampir dialami setiap keluarga. Islam tidak mengajarkan bahwa keluarga yang baik adalah keluarga yang tanpa masalah, tetapi keluarga yang mampu menyelesaikan setiap persoalan dengan penuh hikmah, kesabaran, dan berpedoman kepada syariat Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya. Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.”
(QS. Ar-Rum [30]: 21)
Ayat ini menunjukkan bahwa tujuan utama keluarga adalah menghadirkan ketenangan (sakinah), cinta (mawaddah), dan kasih sayang (rahmah). Untuk mewujudkannya diperlukan usaha yang berkesinambungan dari seluruh anggota keluarga.
1. Menjunjung Tinggi Kejujuran dan Keterbukaan
Kejujuran merupakan pondasi utama dalam membangun rumah tangga yang kokoh. Hubungan yang dilandasi kebohongan akan mudah retak karena hilangnya rasa saling percaya.
Allah SWT berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.”
(QS. Al-Ahzab [33]: 70)
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Hendaklah kalian berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga.”
(HR. Muslim)
Dalam kehidupan keluarga, kejujuran mencakup keterbukaan mengenai kondisi ekonomi, perasaan, pendidikan anak, maupun berbagai persoalan lainnya. Sikap terbuka akan memudahkan setiap masalah diselesaikan bersama tanpa menimbulkan prasangka.
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











