Artikel ini merupakan kiriman dari kontributor atau pembaca. Isi tulisan, data, opini, serta keakuratan informasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis dan berada di luar tanggung jawab Redaksi Metro Media News.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Ingin Menjadi Kontributor / Kirim Artikel?Oleh: Dinda Fatimah Zahra Syam Alfauzan | Jakarta
JAKARTA, 14 September 2026 – Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 menjadi viral bukan semata karena kemeriahan karnaval warga Pekalongan. Potongan visual yang beredar justru memicu pertanyaan yang jauh lebih sensitif: mengapa sebuah perayaan Maulid Nabi menampilkan adegan yang oleh sebagian orang dianggap menyerupai ritual satanisme?
Pertanyaan itu tidak bisa begitu saja disalahkan.
Sebab, jika visual yang beredar memang memperlihatkan sosok bertanduk, karakter menyeramkan, darah, serta adegan dengan kambing, wajar jika publik merasa terganggu, heran, bahkan mempertanyakan maksud di baliknya.
Namun, ada persoalan lain yang sama pentingnya: apakah kemiripan visual cukup untuk menyimpulkan bahwa yang dilakukan merupakan ritual satanisme?
Di sinilah kita perlu berhenti sejenak.
SKNC 2026 digelar pada 10 September di Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW yang juga diisi pengajian umum dan khitanan massal ke-61.
Sebanyak 25 barisan dari 25 musala ikut meramaikan karnaval dengan berbagai kreasi, mulai dari ogoh-ogoh, tarian, marching band, sound horeg, sepeda hias, hingga beragam kostum dan properti.
Namun, dari keseluruhan rangkaian tersebut, bagian yang paling kontroversial justru menjadi yang paling cepat menyebar.
Begitulah internet bekerja.
Sesuatu yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk disaksikan dapat diringkas menjadi beberapa detik. Penjelasan panjang cukup digantikan satu kalimat dalam caption. Setelah itu, publik dipersilakan menarik kesimpulan.
MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. ๐ Daftar sekarang ยป











