GARUT – Pelaksanaan proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kober Al Mulky, Kampung Cibalagung, Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, menjadi sorotan setelah tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait keterbukaan informasi dalam pelaksanaan proyek yang bersumber dari anggaran negara.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek pembangunan berlangsung tanpa adanya papan informasi yang umumnya memuat keterangan mengenai jenis pekerjaan, nilai anggaran, sumber pendanaan, waktu pelaksanaan, hingga pelaksana kegiatan. Padahal, informasi tersebut menjadi salah satu bentuk transparansi kepada masyarakat dalam penggunaan dana publik.
Saat dikonfirmasi, Kepala Kober Al Mulky, Permana, mengaku tidak mengetahui besaran anggaran proyek yang sedang dikerjakan. Ia kemudian mengarahkan awak media untuk meminta penjelasan kepada konsultan pendamping, Aji Samsul.
Namun, setelah menunggu sekitar satu jam di lokasi proyek, konsultan yang dimaksud tidak datang untuk memberikan keterangan.
Ketika dihubungi secara terpisah, Aji Samsul menjelaskan bahwa proyek DAK tersebut bukan dikerjakan oleh pihak konsultan. Menurutnya, pekerjaan dilaksanakan secara swakelola oleh pihak sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Proyek DAK dikerjakan secara swakelola oleh sekolah. Konsultan hanya bertugas melakukan perencanaan, pengawasan, monitoring, dan pendampingan teknis sesuai petunjuk teknis,” jelas Aji Samsul.
Meski telah ada penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan proyek, keberadaan papan informasi yang tidak ditemukan di lokasi tetap menjadi perhatian. Pasalnya, papan informasi proyek merupakan salah satu media yang memberikan akses informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan kegiatan yang dibiayai oleh negara.
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











