HOME

Jelang Idul Adha, Hargai Cabai Semakin Pedas

42
×

Jelang Idul Adha, Hargai Cabai Semakin Pedas

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Jelang Idul Adha harga beberapa jenis sembako dibeberapa pasar di Cianjur mengalami kenaikan, salah satunya di Pasar Cipanas. Terpantau pada Jumat (9/8) harga cabai tanjung semula Rp 80.000 menjadi Rp 100.000 per Kg, sama halnya cabai merah semula Rp 70.000 menjadi Rp 80.000 per Kg.

Berdasarkan data yang dihimpun dilapangan saat ini harga daging sapi Rp 110.000 per Kg, daging ayam Rp 35.000 per Kg, telor Rp 24.000 per Kg, cabe merah Rp 80.000 per Kg, cabe tanjung Rp 100.000 per Kg, cabe keriting Rp 70.000 per Kg, cabe tw Rp 70.000 per Kg, cabe rawit merah Rp 80.000 per Kg? dan kentang Rp 16.000 per Kg.

Kasubag TU Pasar Cipanas Suganda menuturkan, menjelang lebaran Idul Adha harga bahan pokok di Pasar Cipanas mengalami kenaikan pada beberapa komoditas yakni cabai merah, cabai tanjung, dan kentang. Sedangkan untuk yang lainnya relatif normal.

“Selain faktor cuaca, tingkat kebutuhan konsumen yang terus meningkat membuat harga cabai naik. . Kami terus memantau kondisi harga dan pasokan sembako di Pasar Cipanas, karena terlihat kondisi pasar semakin ramai jelang Idul Adha,” jelasnya.

Diharapkannya, harga sembako bisa normal kembali seiring mulai stabilnya antara permintaan dan pasokan, sehingga harga berangsur – angsur normal.

“Namun kami prediksi menjelang Idul Adha diprediksi harga sembako naik lagi, sehingga kami harapkan warga bisa memahaminya. Kami juga imbau masyarakat untuk bisa menjaga keamanan dan ketertiban pasar,” ujarnya.

Wiwin (41) salah seorang konsumen menuturkan, harga daging sapi dan ayam saat ini terbilang stabil dan tidak menyulitkan para konsumen. Namun disayangkan untuk harga cabai begitu mahal jelas ini menyulitkan warga.

“Ya sengaja kami kesini mau beli cabai untuk bumbu masak. Tapi pas mau beli mahal naik hampir Rp 20 ribu per Kg. Jelas ini menyulitkan seperti kami rakyat kecil, makanya kami hanya bisa membeli sedikit saja untuk cabai,” tambah wanita yang juga penjual warung nasi.

Pihaknya sangat mengharapkan pemerintah bisa memantau dan mengatut harga cabai ini. Lantaran hampir setiap waktu terus naik harga cabai ini.

“Cabai merah dua tahun lalu diangka Rp 35.000 per kg sekarang sudah sampai ke 80.000 per kg. Jelas kenaikan ini membuat kami resah,” tukasnya.

Editor: Dedy Rahman
Reporter: Farhan MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *