SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Daerah

Miliki Ragam Motif Unik, Teh Rita Ace Hasan Syadzily Ajak Milennial Berinovasi Lestarikan Tradisi Batik Jawa Barat

22
×

Miliki Ragam Motif Unik, Teh Rita Ace Hasan Syadzily Ajak Milennial Berinovasi Lestarikan Tradisi Batik Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

Metromedianews.co – Ketua Ikatan Istri Pengurus Golkar (IIPG) Provinsi Jawa Barat, Hj. Rita Fitria Ace Hasan Syadzily, mengajak kaum milennial dan generasi muda untuk berinovasi dalam mengembangkan dan melestarikan serta memajukan tradisi batik Jawa Barat.

Teh Rita panggilan akrab Hj. Rita Fitria Ace Hasan Syadzily, mengatakan, batik Jawa Barat selalu identik dengan batik Mega Mendung, padahal Jawa Barat yang terdiri dari  27 kabupaten dan kota juga memiliki beragam motif batik berbeda dan unik lainnya.

“Ini tugas kita bersama untuk terus mempopulerkan aneka motif batik Jawa Barat termasuk batik Purwakarta ini ke pentas nasional bahkan dunia,” kata isteri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Tubagus Ace Hasan Syadzily itu, saat berkunjung ke Sentra Pengrajin Batik Purwakarta di Purwakarta, Senin (2/10/2023).

Teh Rita yang didampingi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta, Hj. Anne Ratna Mustika serta sejumlah pengurus lainnya itu mengaku kehadirannya ke Purwakarta dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.

“Kami dari  IIPG Jabar sengaja bersilaturahmi dengan para pengrajin batik yang ada di Purwakarta ini sebagai bentuk kecintaan kami  terhadap batik. Termasuk untuk mendapatkan masukan dari para pengrajin dalam memajukan tradisi  batik Jawa Barat khususnya batik Purwakarta,” paparnya.

Disebutkan Teh Rita, momentum hari batik merupakan kesempatan untuk memupuk dan meningkatkan kecintaan terhadap batik sebagai warisan budaya luhur bangsa.

Rasa cinta pada batik, kata dia, bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya yang paling sederhana adalah, pertama, menggunakan batik diberbagai kesempatan, baik formal mau pun informal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *