“Selama ini aktivitas warga apabila keluar desa mengunakan jembatan gantung yang kondisinya sudah lapuk, namun ada juga yang menggunakan kendaraan mobil harus turun ke sungai tapi itu sangat membahayakan keselamatan jiwa,” ucapnya.
Pengajuan demi pengajuan sudah kami usulkan, kata Kades, tapi sampai detik ini belum ada realisasi kapan akan dibangun jembatan tepungan.
“Jujur saja kalau hanya mengandalkan dana desa (DD) tidak akan mampu untuk membangun jembatan tepungan tersebut. Padahal waktu itu Bapak Bupati Cianjur H Herman berjanji akan membantu pembangunan jembatan tepungan penghubung akses jalan dua desa Mekarsari dan Wangunjaya sampai selesai, tapi hingga saat ini belum ada realisasi kapan diselesaikannya,” jelasnya.
Sementara bantuan pembangunan baru ada pemasangan pondasi aboutmen jembatan kanan kiri pada tahun 2021, namun hingga kini belum jelas ada kelanjutan untuk pemasangan bentangannya.
“Kami bersama warga berharap pemerintah baik Kabupaten, Provinsi dan Pusat untuk segera membangun kelanjutannya jembatan tepungan tersebut sebab akses jalan satu satunya bagi warga kami sehingga sangat dibutuhkan oleh warga desa kami dan Wangunjaya,” pungkasnya.
(Jay)















