SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Museum dan Galeri Kasundaan akan Dibangun di Cidamar

142
×

Museum dan Galeri Kasundaan akan Dibangun di Cidamar

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Dibangunnya museum dan galeri Kasundaan di wilayah Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan, Jawa Barat diapresiasi oleh tokoh dan warga masyarakat. Pasalnya dengan dibangunnya museum tersebut akan menggiatkan seni budaya lokal khususnya di kecamatan Cidaun.

Informasi yang dihimpun MMN.co, pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan museum dan galeri Kasundaan pada hari Selasa yang lalu bertempat di Kampung Cipakis, Desa Cidamar yang dihadiri oleh pakar seniman dan budayawan serta tamu undangan dari aparat Pemerintah baik TNI/Polri, unsur Muspika kecamatan, Desa dan para tokoh masyarakat dengan tetap mematuhi protokoler kesehatan.

Seperti dikatakan Endang Kartiwa (48) salah seorang tokoh pemuda, bahwa dengan dibangun nya museum dan galeri Kesundaan tentunya sangat bangga dan mendukung sepenuhnya.

“Berdirinya museum dan galeri Kasundaan yang terletak di Kampung Cipakis, Desa Cidamar, selain mempertahankan seni budaya lokal dari kepunahan juga untuk menarik wisatawan baik lokal maupun asing untuk menambah pemasukan APBD daerah dan juga mengurangi angka pengangguran yang diakibatkan oleh masa pendemi Covid-19,” katanya.

Endang berharap, semoga kedepannya dengan adanya museum dan galeri ini bisa mempelopori daerah-daerah lain agar lebih memperhatikan seni dan budaya yang berada di daerahnya masing-masing.

“Karena seni dan budaya ini adalah warisan dari nenek moyang dan dapat dijadikan acuan pemersatu bangsa sehingga harus dipertahankan,” harapnya.

Sementara itu Yeti Wiharyati (45) sesepuh Kasundaan wilayah kecamatan Cidaun menjelaskan, tujuan dari dibangunya museum Kasundaan ini agar seni budaya dan peninggalan-peninggalan bersejarah dari para pendahulu khususnya di kecamatan Cidaun tetap diingat dan tidak terlupakan.

“Terimakasih kami ucapkan kepada para jajaran Muspika Kecamatan Cidaun dan para tokoh masyarakat, Ibu-ibu komunitas juga para pemuda pengiat seni budaya yang sudah mendukung dan mensuport atas lancarnya pembangunan musium dan galeri Kasundaan di Cidaun,” terangnya.

“Mari kita jaga dan rawat dengan baik seni budaya lokal di daerah kita untuk terus dapat terjaga supaya nanti kelak anak cucu kita tetap akan ada rasa memiliki serta bangga akan adanya budaya lokal daerah khususnya dikecamatan cidaun,” tutupnya.

(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *