HOME

Pelaksana BBWS: Pencairan Tahap 2 Setelah Monep

105
×

Pelaksana BBWS: Pencairan Tahap 2 Setelah Monep

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Pelaksana Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk Kabupaten Cianjur menegaskan bahwa untuk pencairan tahap dua setelah adanya Monotoring Epaluasi (Monep) kelokasi pengerjaan dan pengerjaan diatas 50%. Walaupun pengerjaan sudah mencapai target 50% lebih, namun dana tak bisa langsung dicairkan tanpa adanya Monep terlebih dahulu.

Pelaksana BBWS, MM Kurniawan mengatakan, bahwa sisa anggaran tahap dua yang jumlahnya 30% dari sisa tahap satu dengan total jumlah sebesar Rp194 juta tidak bisa langsung dicairkan dikarenakan harus menunggu Monep, walaupun pengerjaannya sudah mencapai target 50%.

“Untuk pencairan tahap dua sebanyak 30% dari tahap pertama dari jumlah total anggaran sebesar Rp194 juta terlebih dahulu harus menunggu Monep, walaupun pengerjaannya sudah mencapai dari yang ditargetkan sebanyak 50%,” ujar Kurniawan saat dihubungi MetroMediaNews.co via telepon selularnya, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, terkait pencairan tahap dua untuk wilayah pengerjaan di desa Sabandar dan Langensari Kecamatan Karangtengah merupakan masuk kategori dua dan pencairan nya di pertengahan atau di akhir bulan November.

“Kebetulan pengerjaan di lokasi desa Sabandar dan Langensari itu masuk kategori 2 dari 15 lokasi di Cianjur,” jelasnya.

Sementara itu, anggota kelompok Program Petani Pengguna Air (P3A) desa Langensari yang namanya enggan untuk disebutkan menyampaikan, bahwa dirinya berharap banyak agar dana tahap 2 segera di cairkan karena pengerjaan sudah mencapai target 50% lebih,sehingga bisa melanjutkan pengerjaan lanjutan.

“Katanya tahap kedua bisa di cairkan apabila pekerjaan sudah mencapai 50%,kenyataannya lain, pengerjaan sudah terealisasi 70%. Bahkan awal Nopember akan di cairkan,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, dirinya minta segera di cair kan agar pekerjaan beres dan tidak ada polemik di lapangan.

“Masyarakat sekarangkan lain ingin serba cepat dan jelas,” ungkapnya.

Senada dengan apa yang di katakan anggota kelompok P3A, Kepala Desa Langensari, Komar Budiawan berharap banyak agar dana 30% program BBWS segera terserap dan segera beres pengerjaannya karena akan masuk musim penghujan.

“Saya sangat berharap banyak kepada yang terkait bisa segera mencairkan sisa anggaran, agar bisa melanjutkan pekerjaan dan membereskan. Secepatnya,karena sekarang masuk musim penghujan,” harapnya.

Untuk diketahui pengerjaan program pembangunan TPT dari BBWS di Desa Langensari yang berlokasi di KP Cimalati,selokan Pasir Jati dengan panjang 640 meter (kanan-kiri), tinggi 80 cm dengan aggaran Rp194 juta, diterima 70% untuk tahap pertama dan untuk tahap ke 2 anggaran sendiri belum turun.

Untuk pekerja sendiri melibatkan sebanyak 17 orang diantaranya 11 orang pengurus, bagian perencanaan 2 orang, bagian pengadaan barang 2 orang, pelaksana 2 orang, pengawasan 2 orang, ketua 1orang, bendahara 1 orang dan seorang sekretaris.

Editor: Dedy Rahman
Penulis: Dudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *