SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Plt Bupati Imbau Warga Cianjur Tak Ikut Aksi di Jakarta

71
×

Plt Bupati Imbau Warga Cianjur Tak Ikut Aksi di Jakarta

Sebarkan artikel ini

MMN, CIANJUR – Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman menghimbau agar Warga Cianjur untuk tidak mengikuti aksi pada tanggal 22 Mei mendatang di Jakarta. Upaya ini demi menciptakan suasana aman serta damai.

“Saya harapkan kita bersama-sama untuk menciptakan kondusifitas di Cianjur apalagi menjelang tanggal 22 Mei yang akan diumumkan oleh KPU Pusat agar Cianjur tidak ada permasalahan,” katanya.

Herman mengajak Kepada Warga Cianjur untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Cianjur lebih maju dan agamis.

“Memang akan ada segelintir orang yang keliatannya akan melakukan aksi sebaiknya untuk Warga Cianjur lebih baik bekerja di Cianjur dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Cianjur lebih maju dan agamis,” paparnya.

Terpisah Kapolres Cianjur AKBP Soliyah disela-sela Operasi Pekat belum lama ini juga mengajak Warga Cianjur untuk tidak berangkat ke Jakarta melakukan aksi karena dikhawatirkan akan ada kelompok massa yang memanfaatkan situasi tersebut.

“Setelah ditangkapnya terduga teroris di Bogor juga akan ada pelaku yang melakukan kegiatan pada tanggal 22 Mei nanti. Mereka akan bertemu banyak masa dan akan memanfaatkan kelompok masa tersebut untuk melakukan pengeboman karena mereka anti demokrasi,” imbuhnya.

Soliyah menghimbau kepada warga Cianjur untuk lebih mengantisipasi menjaga keselamatan pribadi, lebih baik tetap tenang menunggu hasil secara resmi yang diumumkan oleh KPU.

“Apapun hasilnya nanti itu sudah takdir jadi kita tidak bisa melawan takdir dan harus ikuti aturan yang ada,” pungkasnya. (Farhan MR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *