SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Daerah

Polres Cianjur Tangkap Pelaku Penggelapan Beras Ketahanan Pangan di Desa Sukamaju

46
×

Polres Cianjur Tangkap Pelaku Penggelapan Beras Ketahanan Pangan di Desa Sukamaju

Sebarkan artikel ini

Cianjur – Polres Cianjur menggelar konferensi pers pengungkapan kasus dugaan tindak pidana penggelapan beras ketahanan pangan, konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H. dan berlangsung di depan Gedung Satreskrim Polres Cianjur, Senin (20/1/2025).

Diketahui sebelumnya ramai di media sosial terkait hilangnya ratusan beras ketahanan pangan di Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, beras tersebut diduga hilang digondol maling.

Kapolres Cianjur menyampaikan, pada hari Selasa tanggal 07 Januari 2025 telah datang ke Polres Cianjur atas nama DJ (45) yang dengan maksud membuat laporan atau pengaduan dugaan pencurian beras program ketahanan pangan yang terjadi pada hari Jumat tanggal 03 Januari 2025 di warung BUMDES Desa Sukamaju Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur.

“Setelah diterimanya laporan tentunya tim dari Satreskrim Polres Cianjur bersama Polsek melakukan penyelidikan dan olah TKP, memang betul adanya dugaan-dugaan pencurian pada saat itu, kami juga memeriksa Ketua RW setempat yang diberi tanggung jawab untuk menyalurkan program beras,” ucap Kapolres Cianjur.

Dari sebanyak 704 karung yang masing-masing beratnya 5 kilogram, menurut keterangannya ini terdistribusikan namun sebagian masih belum didistribusikan. Beras yang belum didistribusikan tersebut diduga hilang menurut pengakuan ketua RW.

“Dari hasil olah TKP memang betul di gudang ternyata tersisa 277 keterangan ini kami ambil dari yang mengelola yaitu ketua RW dan yang melaporkan hilangnya beras tersebut kepada pihak kepolisian adalah ketua RW. Namun demikian setelah dilakukan penyelidikan secara mendalam, ditemukan fakta-fakta yang tidak sesuai dengan yang dilaporkan sehingga didapat kejanggalan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *