MMN, CIANJUR – Puluhan orang warga Desa Jayagiri, Cianjur Selatan keracunan diduga sehabis menyantap pindang ikan emas. Diketahui, peristiwa yang menghebohkan itu berawal pada Rabu (19/6/2019) sekitar pukul 08.00 WIB, telah dilaksanakan pembagian raport/samen di SDN Ciseureuh di Kampung Cisereuh RT 02/02, Desa Jayagiri.
Informasi yang dihimpun MMN, giat samen tersebut di laksanakan di SDN Ciseureuh yang dihadiri oleh murid dan wali/orang tua murid serta warga sekitar, sehingga di sekitar sekolah tersebut banyak pedagang menjual berbagai macam makanan. Salah satunya ada pedagang yang menjual ikan mas yang sudah di masak/pindang.
Kapolsek Sindangbarang AKP Nandang menjelaskan, setelah makan ikan pindang tersebut warga mengalami mual dan muntah-muntah serta buang air besar, tetapi warga tidak merasa keracunan menggangap kejadian yang dialaminya itu hal biasa akibat perubahan cuaca.
“Namun pada hari Jumat (21/6/2019) warga mulai ramai membicarakan sakit perut dan sebagian berobat ke puskesmas sebanyak 20 orang. Setelah pihak puskesmas cek ke lokasi untuk memastikan kejadian tersebut, hasil yang di dapat yaitu akibat keracunan sebanyak 70 orang keseluruhannya,” ujar Kapolsek, Sabtu (22/6/2019).
Lanjut Kapolsek, warga yang terkena keracunan tersebut banyak yang di rawat inap di puskesmas Sindangbarang ada 8 orang, sementara 2 meninggal dunia. 1 orang meninggal di rumah dan 1 orang meninggal di puskesmas.
“Korban yang meninggal atas nama Ahmad Sadili Bin H. Basaroh (56) warga Kampung Cisireum dan Rindi (11) warga Kampung Cieurih,” terangnya.
Ia menambahkan, polisi sudah cek ke tempat kejadian perkara (TKP) mendata korban kepihak puskesmas dan periksa para saksi juga mengumpulkan bukti bukti yakni sisa makanan yang diduga penyebab keracunan massal yang menghebohkan warga Jayagiri.
“Adanya peristiwa ini sudah kami laporkan ke Polres Cianjur,” pungkasnya.(Jay)















