SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

USBK Alami Kendala Listrik, SMAN Ayotupas Antisipasi Gunakan Genset

309
×

USBK Alami Kendala Listrik, SMAN Ayotupas Antisipasi Gunakan Genset

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|NTT – Momentum Ujian Akhir sebagai penentu dalam tahapan pembelajaran siswa telah dilaksanakan oleh semua instansi penyelenggara pendidikan.

Salah satunya SMA Negeri Ayotupas yang hari ini sudah memasuki hari kedua pelaksanaan USBK Tahun Pelajaran 2019/2020. Pelaksanaan USBK ini adalah tahun kedua pelaksanaannya di sekolah.

Kepala Sekolah Adriani R. Y. Suan, S.Pd menerangkan, perihal pelaksanaan ujian berbasis komputer di sekolah sudah dimulai sejak sehari lalu yang diikuti oleh 159 siswa kelas XII yang terbagi dalam 2 jurusan dengan rincian peserta ujian pada kelas MIA berjumlah 93 siswa, sedangkan kelas IIS berjumlah 66 siswa.

“Ketersediaan ruang ujian hanya satu ruangan dengan kapasitas 50 unit komputer sehingga kita berlakukan dalam tiga sesi ujian dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore,” jelas Adriana saat dihubungi wartawan, Selasa (10/3/2020).

Lanjutnya, Ujian yang akan diselenggarakan sampai tanggal tanggal 16 maret ini dengan 14 Mata Pelajaran yang diujikan semoga tidak ada kendala teknis yang nantinya berakibat fatal dan menghambat proses pelaksanaan ujian dimaksud.

Pasalnya, di wilayah Ayotupas sering mengalami masalah listrik sehingga hal tersebut dirasa bisa berdampak sebagai sebuah kendala serius yang akan menghambat proses USBK tahun ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak PLN melalui Dinas Teknis untuk kiranya bisa mengupayakan kondisi stabil arus listrik namun dalam kenyataannya, kami masih belum mendapatkan kondisi tersebut,” cetusnya.

Kendati demikian, pihak sekolah tetap melaksanakan proses kenegaraan tersebut dengan melakukan inisiatif penerangan dengan menggunakan generator listrik milik sekolah.

Kondisi tersebut juga belum sepenuhnya dijamin karena kapasitas ruangan yang menampung 50 unit komputer harus membutuhkan arus listrik yang stabil sehingga memperlancar proses ujian.

“Kami selaku penyelenggara, pada kesempatan ini menyampaikan suara kami kepada para stakeholder untuk memperhatikan kondisi kami ini karena ini adalah momentum nasional sekaligus hajatan kenegaraan yang perlu atensi besar dari semua pihak,” pintanya

Hal sama disampaikan Guru teknisi Bildad Boimau, S.Pd dan Guru Proktor Piet A. Tafuli, S.Pd juga berharap yang sama kepada pemerintah daerah maupun lembaga lain yang ada di TTS untuk memperhatikan hal ini agar pelaksanaannya tidak mengalami persoalan.

Editor: Red
Penulis: Dedy/Frans Tallan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *