SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Lagi, Predator di Cianjur Perkosa Anak Dibawah Umur Hingga Hamil

1120
×

Lagi, Predator di Cianjur Perkosa Anak Dibawah Umur Hingga Hamil

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Cianjur – Kembali terjadi asusila terhadap anak perempuan yang masih dibawah umur di wilayah kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat. Kali ini korban masih duduk dibangku sekolah menegah pertama (SMP).

Abah Dani (75) orang tua korban mengatakan, dirinya sangat shock mengetahui R (17) anaknya yang nomer 5 sudah berbadan dua hingga memasuki usia 5 bulan.

“Ketahuan sudah berbadan dua saat diperiksa ke bidan setempat, sebab anak saya sering mengalami kesakitan dibagian perutnya,” ujar Abah Dani kepada awak media di Mapolsek Naringgul, Senin (17/2/2020).

Ia menambahkan, dari pengakuan korban bahwa dirinya sudah disetubuhi dengan cara diperkosa oleh pelaku dengan inisial YS, 5 bulan kebelakang sehabis pulang belajar mengaji.

“Keluarga saya hancur gara-gara YS dan saya tidak terima dunia akherat. Saya mohon kepada kepolisian untuk menghukum pelaku dengan seberat-beratnya sebab sudah mengahancurkan masa depan anak saya,” katanya dengan nada sedih.

Sementara itu Wasman tetangga korban turut prihatin atas perbuatan YS pria yang sudah beristri dan tega melakukan pemerkosan terhadap anak yang masih dibawah umur.

“Kasihan keluarga korban anak perempuan semata wayangnya jadi korban perkosaan dan kini sedang mengandung anak pelaku,” ucapnya.

Lanjut Wasman, kesehariannya pelaku sebagai petani dan penyadap gula aren.

“Tidak disangka pelaku bisa sebejat itu melakukan perbuatan yang tak terpuji,” pungkasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *