SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Viral di Medsos Warga Terinfeksi Positif Corona Gantung Diri, Kapolsek Cibinong: Itu Berita Hoax

266
×

Viral di Medsos Warga Terinfeksi Positif Corona Gantung Diri, Kapolsek Cibinong: Itu Berita Hoax

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co – Beredarnya berita di media sosial salah seorang warga di kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan, tewas gantung diri akibat stress karena terinfeksi positif Virus Covid-19 ternyata hanya hoax alias berita bohong.

Hal itu dibantah Kapolsek Cibinong, bahwa dirinya menegaskan tidak ada warga yang tewas gantung diri akibat stress terinfeksi positif Virus Corona seperti yang viral di media sosial.

Kapolsek Cibinong, AKP Ahmad Rifai mengatakan, terkait adanya warga yang bunuh diri memang benar adanya, namun bukan karena gara-gara terinfeksi virus corona.

“Memang benar ada salah seorang warga di Kampung Pojok Raya RT 2/2, desa Panangapan, kecamaatan Cibinong, Cianjur Selatan yang tewas diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di pohon mangga,” ujar Kapolsek saat dihubungi MetroMediaNews.co, Kamis (28/5).

Kapolsek menuturkan, kejadiannya berawal korban SI (60) yang kesehariannya bertani tidak pulang sejak Rabu sore (27/5). Lalu anaknya mencari korban cari hingga malam, namun tidak juga ditemukan. Kemudian ke esokan harinya sekitar pukul 12.00 WIB korban ditemukan oleh salah seorang warga dalam keadaan sudah tergantung di pohon.

“Jadi kami mohon kepada warga bijak lah dalam mengunakan media sosial dan jangan memposting berita yang tidak benar. Nanti bisa kena jeratan Undang-Undang ITE menyebarkan berita bohong alias Hoax,” katanya.

Dari keterangan keluarga korban, diduga kuat korban melakukan bunuh diri dilatar belakangi akibat stress karena ditinggal ibu kandungnya.

“Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan tim medis Puskesmas Gunung Bitung tidak ditemukan adanya luka atau bekas kekerasan lainnya, dan anak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan diatas materai pihak keluarga menganggap kejadian ini sudah takdir dari Allah SWT,” tandasnya.

Editor: Red
Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *