CianjurHOME

Diduga Tidak Hapal Medan Jalan, Minibus Terjun ke Jurang di Tikungan Bantaracap

562
×

Diduga Tidak Hapal Medan Jalan, Minibus Terjun ke Jurang di Tikungan Bantaracap

Sebarkan artikel ini

MMN.co, Cianjur – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan nasional Tikungan Bantaracap, desa Balegede, sebuah mobil jenis mini bus bernopol B-1324-KRZ terjun ke jurang dengan kedalaman 30 meter, pada minggu malam (12/9/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.

Dugaan sementara sopir tersebut tidak hapal medan jalan. Beruntung dalam insiden itu tidak ada korban jiwa, akan tetapi sopir dan penumpang lainnnya mengalami luka ringan dan trauma.

Agus (48) selaku korban dan juga sopir menjelaskan, awal mula kejadian saat mobil yang dikemudikannya datang dari arah Cidaun untuk menuju Bandung. Saat itu turun kabut tebal dan Agus pun mengaku baru pertama kali lewat jalur tersebut.

“Saya pikir didepan itu jalan lurus, eh gak taunya ada tikungan tajam. Saya baru pertama kali lewat jalur ini dan tidak hapal medan, akhirnya saya terperosok ke jurang ini,” katanya, Senin (13/9/2021).

Agus menuturkan, ia melewati jalur ini awalnya untuk mengawal rekan rekan komunitas sepeda yang rencananya mau melewati jalur Naringgul.

“Ternyata medan jalan nya curam. Saat kejadian saya sempat shock beberapa menit, beruntung teman saya segera menolong dan Alhamdulilah saya sadar juga,” terangnya.

Sementara itu salah seorang saksi mata H Samsuri (50) mengatakan, malam itu sedang ramai kendaraan baik roda dua dan empat dari arah Cidaun menuju Bandung. Kabut turun tebal kemudian dari arah Cidaun mobil minibus melaju dengan kecepatan tinggi.

“Diduga sopir tidak hapal medan jalan. Disangkanya jalan itu lurus padahal menikung tajam sehingga sopir tidak bisa menghindari dan mobil langsung terjun masuk jurang kedalaman 30 meter,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Informasinya sopir dan penumpang berasal dari Jakarta yang hendak berlibur ke Cianjur Selatan dari Komunitas Sepeda Goes,” tandasnya.

Pantaun MMN.co, jalan tikungan Bantaracap kondisi tikungannya sangat tajam, sempit dan tidak adanya rambu rambu lalulintas. Bahkan tidak adanya gardil dan lampu penerangan jalan umum (PJU) pembatas jalan sehingga rawan kecelakaan.

(Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *