Cianjur – Untuk meningkatkan sumber perekonomian warga masyarakat pemerintah desa (Pemdes) Malati, kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat membuka kembali kawasan lokasi wisata alam Gunung Pabeasan yang terletak di kawasan hutan produksi pohon vinus Perum Perhutani RPH Cidaun, BKPH Sindangbarang, KPH Cianjur seluas 2 hektar yang bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Malati yang diketuai oleh abah Cici Suherli.
Kepala Desa Malati, Hendra Irawan mengatakan, dibukanya kembali lokasi wisata alam gunung Pabeasan ini untuk meningkatkan sumber perekonomian warga masyarakat desa Malati, tujuannya kedepan untuk meningkatkan penghasilan asli desa karena untuk membangun ekonomi masyarakat.
“Untuk membantu kesejahteraan masyarakat tidak cukup dengan mengandalkan bantuan dari pemerintah karena bantuan dari pemerintah pertama terbatas dan kedua ada aturan main,” katanya.
Hendra berharap wisata alam gunung Pabeasan ini bisa berkembang. Dengan berkembangnya dan majunya wisata alam Pabeasan, maka penghasilan asli desa akan lebih meningkat dan nantinya ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan kita bisa langsung alokasikan.
“Nantinya warga masyarakat tidak harus menunggu ketika ingin dibantu,” ujarnya Kades saat ditemui di lokasi Wisata Alam Gunung Pabeasan, Kamis (29/12/2022).
Selama Pandemi Covid-19 lokasi wisata ini tutup total sehingga perkembangan wisata alam gunung Pabeasan sempat mandeg.
“Insyaallah di awal tahun 2023 ini kami buka kembali dengan konsep dan penatan yang baru yang di kelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bersama karang taruna bekerjasama dengan Perum Perhutani,” ucapnya.















