METROMEDIANEWS.CO – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Penegakan Hukum (Ampuh) Kamis (29/3/2019) berunjuk rasa ke Pendopo Kabupaten Cianjur.
Para pendemo menuntut Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar untuk mencopot dan nonjobkan Kabag Barang dan Jasa (Barjas) Setda Kabupaten Cianjur, beserta jajarannya. Pasalnya, menurut mereka fungsi tugas pokok pengelola kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa tidak ada keterbukaan.
Kordinator aksi, juga prosidium Ampuh Yana Nurjaman mengatakan, Barjas Setda Kabupaten Cianjur dinilai kurang baik kaitan dengan tugas pokok mengelola kegiatan pengadaan barang dan jasa, terutama proyek yang bernilai besar yang ditenderkan melalui SPSE diharapkan bisa terciptanya ‘Keterbukaan dan Keadilan’.
Menurut Yana, dengan keberadaan Barjas di Kabupaten Cianjur jelas berbalik, persaingan usaha sudah tidak sehat lagi terkesan ada bentuk persekongkolan yang akhirnya nanti berdampak terhadap kerugian uang Negara.
“Harapan tersebut hanya menjadi mimpi saja, setelah pada tahun pertama kegiatan pengadaan barang dan jasa hanya menjadi ajang pesta pora para Aparat Penegak Hukum dan Pejabat berotak ngeres dan materialistis,” tegas Yana, kepada Awak Media, Kamis (29/3/2018).
Selanjutnya Yana mengatakan, pada tahun kedua proses pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Cianjur, bukannya membaik malah justru menjadi ajang pesta bagi para kontraktor serakah.
“Pejabat dan Pokja di bagian Barjas Setda Kabupaten Cianjur tidak lagi melihat peraturan dan perundangan-undangan. Tetapi telah menjadi budak para kontraktor berkantong tebal. Sehingga, kegiatan lelang yang dilakukan penuh dengan rekayasa, dan beraroma busuk persengkongkolan serta penuh KKN,” tandasnya.
















