HOME

KPK Blusukan ke Beberapa Dinas di Cianjur

250
×

KPK Blusukan ke Beberapa Dinas di Cianjur

Sebarkan artikel ini

MetroMetroMedia.co – Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi beberapa dinas di Kabupaten Cianjur, Kamis (21/11/2019). Kali ini kedatangan tim KPK ini untuk menindaklanjuti komitmen pemberantasan korupsi terintegritas di Provinsi Jawa Barat, salah satunya di Cianjur.

Informasi yang dihimpun kedatangan tim KPK berdasarkan surat tugas Nomor: 4395/KSP.00/10-16/11/2019. Mereka mengunjungi Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Setda Kabupaten Cianjur, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Inspektorat Daerah (Itda).

Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Cianjur, Gagan Rusganda, membenarkan adanya kedatangan Tim KPK tersebut. Diakuinya kedatangannya untuk melakukan koordinasi dan evaluasi dalam pencegahan korupsi di beberapa OPD.

“Di antaranya Barjas, DPM-PTSP, BPKAD, Bapenda, dan Itda,” kata Gagan.

Menurutnya dengan kunjungan itu semua pemerintah daerah agar selalu melaksanakan dan menginformasikan capaian kinerja program koordinasi dan supervisi korupsi (Korsupgah).

“Hal ini meliputi 8 area intervensi yang bisa di akses di website www.korsupgah.kpk.go.id,” jelasnya.

Sementara itu, Inspektur Daerah (Irda) Kabupaten Cianjur, Hendry Ferdian Martin, mengatakan, Korsupgah KPK dilaksanakan Tri Budi Rochmanto Spesialis Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan, dan Rusfian juga sebagai Spesialis Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan. Mereka melakukan evaluasi program MPC yang dilakukan secara on the spot ke Kantor DPM-PTSP. Kegiatan itu juga dihadiri BPKAD, Irda, dan Barjas.

“Tim KPK ingin melihat langsung proses perizinan, lay out kantor untuk front office dan back office,” tuturnya.

Diakuinya Tim KPK mengecek progres percepatan optimalisasi pendapatan daerah, mengecek progres percepatan pensertifikatan aset daerah, dan mengecek proses lelang.

“Diharapkan pengelolaan aset lebih baik sesuai program dan optimalisasi peningkatan pendapatan bisa dilakukan,” tukasnya.

Editor: Red
Penulis: Farhaan MR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *