“Lebih Baik Menjadi Raja Semut, Daripada Menjadi Anak Buah Gajah”
METROMEDIANEWS, JAKARTA – Tidak ada kata menyerah dan berpegang teguh pada prinsip, Fajar Herwindo Koto SH seorang Advokat Muda menjalani dan menikmati hidupnya dengan segala kesederhanaannya.
Kadang tak ada kata jera saat menangani satu perkara yang menjadi perseturuannya ketika membela klien dengan pihak lain. Ia lihai bermain kata dan menterjemahkan hukum karena ia sebagai pengacara.
Pria kelahiran Padang, 30 Oktober 1992 , jebolan Muhammadiyah University Of West Sumatera ini menjadi pengacara atas dorongan hati nurani untuk membela orang yang tertindas. Dikalangan rekan-rekannya Fajar dikenal sosok yang supel, bijaksana dan tegas.
Menurutnya, masih banyak masyarakat terutama kelas menengah kebawah buta akan hukum. Hukum itu tumpul ke atas namun tajam kebawah membuat sejatinya Fajar yang tergolong dari keluarga berada menjadi orang terdepan membela kaum yang lemah.
Di usianya yang terbilang muda ini, Fajar sebagai pengacara muda terus mengembangkan sayapnya untuk tetap idealis dengan mendirikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gagasan Aspirasi Generasi Anti Korupsi (GAGAK), agar dapat mengawal jalannya roda pemerintahan dan turut serta membangun sebagai mitra pemerintah.
Fajar menegaskan, “Lebih Baik Menjadi Raja Semut, Daripada Menjadi Anak Buah Gajah” prinsip yang penuh makna itu yang membuat seorang Fajar lebih merendah seperti ilmu padi.
Fajar terus menjalaninya hidupnya. Ia tetap melakoni sebagai pengacara yang tak kenal lelah.
Berikut jejak rekam Fajar Herwindo Koto.
Pengalaman:
1. 2016-2017 PT Surya Baru (Legal Corporate)
2. 2014-2017 Perwira Nusantara Law Firm (Partner)
3. 2017 Present Fajar Herwindo Koto, S.H and Partner (Owner)
4. 2017 Present Indonesiaparlemen.com (Legal Corporate)
Organisasi:
1. 2010-2014 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
2. 2015 Present Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI)
3. 2016 Present Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI)
4. 2016 Present Pemuda Pancasila
Pendidikan:
1. 2010-2014 Bachelor Of Law, Mihammadiyah University Of West Sumatera
2. 2014 Special Education For Advocate Profession, Jakarta Study Centre
3. 2015 Graduate From Advocate Profession Examination Of PERADI
4. 2018 Sworn and Inagurated by Head Of Hight Court Of West Sumatera
Keterampilan:
Mediation, Negotiation and Legal Consultan (Litigation and Non-Litigation)















