PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
HOMEMegapolitan

Riri Gusda: Waspada! Serangan Fajar Intai Warga Jelang Pencoblosan

631
×

Riri Gusda: Waspada! Serangan Fajar Intai Warga Jelang Pencoblosan

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS, JAKARTA – Politik uang saat pemungutan suara berlangsung atau yang biasa disebut dengan ‘Serangan Fajar’ masih mengintai masyarakat. Hal itu diungkapkan Riri Gusda SH selaku Ketua Bidang Pencegahan dan Tindak Pidana Korupsi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gagasan Aspirasi Generasi Anti Korupsi (GAGAK).

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

“Saya meyakini potensi itu masih ada karena mereka demikian terbukanya berupaya melakukan upaya menyuap pemilih, pasti di akhir-akhir mereka tetap berupaya untuk melakukannya,” ungkap Riri kepada MMN di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Riri menjelaskan, asumsi tersebut bukan tanpa dasar melainkan dapat dibuktikan dengan maraknya aksi bagi-bagi sembako yang terjadi pada saat hari tenang. Menjadikan hari tenang sebagai kesempatan bagi-bagi sembako itu menunjukkan potensi politik uang sangat besar.

“Masifnya pembagian sembako murah yang menjadi kedok praktik politik uang pada masa tenang yang semestinya menjadi kewaspadaan kita. Praktik-praktik tersebut bisa terjadi tidak berhenti pada hari H yang dikenal dengan serangan fajar, serangan tengah malam,” kata Riri yang juga seorang Pengacara Muda.

Riri menambahkan, salah satu cara untuk memutus mata rantai politik uang tersebut dapat dimulai dari kesadaran masyarakat sendiri, terlebih lagi masyarakat sekarang notabenenya pemilih cerdas. Selain menolak politik uang, masyarakat Juga harus berani melapor apabila mendapati praktik politik uang.

“Tapi warga masyarakat wajib melawan itu, jangan sampai politik uang merebut demokrasi, jadi tidak hanya menolak tapi juga melaporkan apabila masih ditemui praktik-praktik politik uang di hari H,” pungkasnya.(Dedy)

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *