MetroMediaNews.co – Pasca penggerudukan ratusan warga kerumah terduga pelaku penipuan modus paket lebaran murah yang dilakukan AN. Pada Sabtu malam (31/7/2020) beredar rekaman voice note AN kurang lebih berdurasi satu menit di group-group WhatsApp.
Dalam rekaman itu, terduga pelaku penipuan meminta kepada para nasabahnya untuk bersabar. Dan AN berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan yang sudah merugikan nasabahnya.
“Kepada para ketua, para reseller semua, dan para konsumen semua harap bersabar. Ibu akan segera selesaikan permasalahan ini,” kata AN dalam voice note, Sabtu (1/8/2020).
Masih dalam voice note AN, terdengar bahwa dirinya bukan menghindar dari masalah, melainkan pergi meninggalkan rumah lantaran ada seseorang yang mengancam akan membunuhnya.
“Saya pergi karena ada ancaman bom dan ancaman pembunuhan kepada saya dan keluarga, karena itu saya terpaksa menghindar sementara. Nanti dua atau tiga hari lagi saya akan datang bersama pengacara untuk menyelesaikan masalah ini,” ucapnya.
Yang lebih mencengangkan para nasabahnya, AN mengancam akan menuntut balik nasabah yang membuat laporan kepada pihak kepolisian dan para wartawan yang menulis kasusnya itu.
“Kalau anda ingin saya selesaikan tolong hapus itu tulisan wartawan, yang menyebut seolah-olah saya penipu. Tolong hapus pemberitaan yang miring seperti itu. Saya tak terima dan saya akan tuntut balik,” katanya.
Sementara itu, keesokan harinya, pada Sabtu (1/8/2020) rumah produksi/area perkantoran nya terlihat garis police line terpasang.
Editor: Dedy Rahman
Penulis: Jay















