Metromedianews.co|Cianjur – Sunguh sangat menyentuh hati perjuangan penegak hukum anggota polisi Reskrim Polsek Cibinong dan Kapospol Cikadu, Cianjur Selatan, Jawa Barat saat hendak bertugas melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap komplotan para pelaku pencurian kendaraan bermotor yang beraksi beberapa hari yang lalu di wilayah hukum Polsek Cibinong sempat meresahkan warga masyarakat khususnya wilayah hukum Polsek Cibinong dan Pospol Cikadu.
Diketahui, pengejaran yang di Komandani Kanit Reskrim Aiptu Alan Suherlan dibantu bek up Kapospol Cikadu Ipda Imam Subero juga Danposmil Serma Wibowo serta 2 orang anggota Reskrim berjibaku menelusuri perkampungan hingga pesawahan dan hutan-hutan, juga menyebrangi kali Ciujung.
Dikatakan Aiptu Alan Suherlan Kanit Reskrim Polsek Cibinong, bahwa sudah kewajiban dan tugas penegak hukum untuk mengayomi dan melindungi warga masyarakat.
“Alhamdulilah tidak sia-sia perjuangan bersama kawan-kawan target yang kita kejar akhirnya tertangkap,” ucapnya.
Alan menyambungkan, keberhasilan penangkapan komplotan para pelaku curanmor atas kerjasama dengan Kapospol Cikadu Ipda Imam Subero, Danposmil Serma Wibowo dan rekan-rekan anggota Reskrim.
“Yah beginilah situasi diwilayah selatan kalau mau melakukan penangkapan, apalagi target nya ada dipedalaman risikonya harus sabar karena infrastrukturnya belum merata,” ujarnya saat dihubungi via telpon, Jumat (1/1/2020).
Senada disampaikan Ipda Imam Subero Kepala Pos Polisi (Kapospol) Cikadu. Benar pada hari Kamis (31/12/2020) kami bersama-sama Kanit Reskrim Polsek Cibinong juga Danposmil dibantu warga masyarakat melakukan penangkapan komplotan para pelaku curanmor yang meresahkan warga masyarakat Cikadu hingga menulusuri hutan-hutan dan pesawahan.
“Karena diwilayah kecamatan Cikadu belum ada Polsek hanya baru ada kantor Pos Polisi (Pospol) jadi untuk proses hukum selanjutnya ditangani sama Polsek Cibinong,” ucapnya.
Masih kata Kapospol, berharap diwilayah kecamatan Cikadu segera dibagun kantor Polsek. Mengingat letak wilayah kecamatan Cikadu berada diujung selatan berbatasan dengan Kecamatan Rancabali, Kecamatan Naringgul, Kecamatan Sindangbarang.
“Sehingga tingkat kerawanan cukup lumayan tinggi belum lagi dengan akses infrastruktur jalan yang belum merata dan posisi kantor desa berada di pelosok-pelosok belum lagi dengan cuaca yang extrim kadang berkabut dan sering mati lampu,” pungkasnya (Jay).















