Menurutnya, kehadiran sarana digital ini memungkinkan guru menyampaikan materi pembelajaran secara lebih interaktif, visual, dan kontekstual. Peserta didik juga diharapkan lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran melalui pemanfaatan media digital yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran kejuruan.
Lebih lanjut, bantuan digitalisasi pembelajaran ini dinilai sejalan dengan upaya penguatan literasi teknologi bagi peserta didik SMK. Dengan dukungan sarana pembelajaran berbasis digital, lulusan SMK diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja, dunia industri, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk mengelola dan memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dan berkelanjutan. Selain perawatan perangkat sebagai inventaris sekolah, SMK IT Miftahul Huda juga mendorong peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara maksimal.
Dengan diterimanya bantuan sarana digitalisasi pembelajaran SMK tahun 2025 ini, SMK IT Miftahul Huda semakin memperkuat perannya sebagai sekolah kejuruan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di era digital.
Red.















