Metromedianews.co – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Juang Andi Priyanto, dikenal tegas dan serius ingin memberantas praktik pungutan liar (pungli) di jajaran Polisi Lalu Lintas.
Juang Andi kelahiran Kabupaten Sidoarjo 8-12-1975, memulai karirnya di Polri diawali ketika ia memasuki Taruna Akpol 1994 dan lulus 1998. Jabatan pertama Juang, Pama Polda Kalimantan Tengah 8-7-1999.
Ia terlahir dari sosok ayah dari anggota TNI dan ibu seorang guru SD. Sehingga wajar saja, Juang, dikenal tegas dan disiplin dalam bekerja di jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Babel.
“Saya lahir dari anak tentara, ibu saya guru. Saya lahir di Sidoarjo. Anak pertama dari empat bersaudara. Empat-empatnya anggota polisi,” kata Juang seperti dilansir dari Bangkapos.com, Jumat (9/6/2023).
Mantan Wakapolresta Yogyakarta ini menceritakan motivasinya ingin menjadi anggota Polri, awalnya karena terkesan dan kagum dengan kebaikan anggota polisi yang pernah membantu orang tuanya.
“Pertama waktu dulu bapak tugas di Timor Timur, ibu sebagai guru SD, banyak lewat jalan raya, ditolong oleh polisi. Sering dilancarkan arus lalu lintasnya. Pernah mengalami kesusahan sepeda bocor, kena paku ditolong polisi. Jadi polisi dekat dengan masyarakat, sehingga saya ingin menjadi polisi,” kata Juang.
Dalam berkarir di institusi kepolisan, Juang mengatakan banyak suka dan dukanya. Tidak semua berjalan mulus. Selalu ada rintangan dan tantangan dalam upaya melayani, mengayomi masyarakat.
“Pernah gagal pendidikan ke polisian PTIK dua kali tes dan Sespimmen empat kali tes, tidak semua lancar. Hanya untuk masuk Akpol hanya sekali, langsung masuk tahun 1994,” kata mantan Kapolres Cianjur ini.















