HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
Cianjur

Banyaknya Taxi Gelap Dikeluhkan Sopir Elef Cianjur Selatan

439
×

Banyaknya Taxi Gelap Dikeluhkan Sopir Elef Cianjur Selatan

Sebarkan artikel ini
Angkutan Mobil Elef diterminal Pasirhayam

MetroMediaNews.co | Cianjur – Para sopir angkutan umum Cianjur Selatan (Cisel) desak Dinas Perhubungan (Dishub) Cianjur untuk melakukan penertiban terhadap ‘taxi gelap’ yang menyebabkan sepinya penumpang.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Salah satu supir trayek Agrabinta-Cianjur H Eman Sulaeman (47), mengatakan, taxi gelap tersebut menjemput para penumpang dengan langsung mendatangi rumah atau kontrakan mereka dan langsung mengantarkan dari Jakarta menuju Cianjur Selatan.

“Pernah saya pergoki sendiri, taksi gelap atau minibus berani menarik calon penumpang saya. Saya minta keadilan kepada Pemkab Cianjur dalam hal ini Dishub, karena saya bayar pajak sementara taksi gelap ini tidak membayar pajak,” ujarnya saat diwawancara, Senin (12/10/2020).

Akibatnya para sopir elf Cianjur tidak mendapatkan penumpang. “Akibatnya pengahsilan saya dan sopir lain turun drastis. Biasanya dalam sehari mendapatkan Rp3.000.000 namun saat ini hanya Rp500 ribu. Bahkan pernah tidak mendapatkan penumpang sama sekali,” ucap Eman.

Dalam kondisi kosong seperti ini, tak sedikit dari mereka terpaksa menginap di terminal untuk mendapatkan penumpang keesokan harinya.

Oleh karena itu, mereka meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur menertibkan keberadaan taksi gelap tersebut.

“Rata-rata taksi gelap ini menggunakan minibus jenis avanza,xenia, ertiga, expander dan livina berpenumpang tiga hingga lima orang,” katanya.

“Satu penumpang dimintai tarif Rp300.000 dari Jakarta-Cianjur Selatan (Cidaun, Sindangbarang, Agrabinta),” katanya.

Ia menilai, tarif Rp300.000 untuk Jakarta-Cianjur Selatan sebenarnya lebih mahal bila dibandingkan dengan menggunakan angkutan umum pada massa pandemi ini.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *