SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Megapolitan

Rawan Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Raya CBL yang Amblas

681
×

Rawan Kecelakaan, Warga Keluhkan Jalan Raya CBL yang Amblas

Sebarkan artikel ini

MMN, BEKASI – Warga yang melintas jalan Raya Cikarang Bekasi Laut (CBL), harus berhati-hati. Pasalnya, terdapat beberapa titik jalan yang kondisinya amblas yang sampai saat ini belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki oleh pemerintah Kabupaten Bekasi. Sehingga jalan tersebut sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas.

Diantara, jalan yang amblas terjadi di wilayah RT 02/02 Kampung Telar Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung serta di Kp. Sasak Bakar depan perumahan Galaxy RT 06/04 Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung.

Menurut keterangan warga setempat Arul (37) ruas jalan yang amblas di RT 02/02, Kampung Telar memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar sekitar 3 meter dari bahu jalan.

“Kalo dari arah gabus menuju Cikarang, jalan yang amblas posisinya ada disebelah kanan jalan,” terangnya, Minggu (26/5).

Arul menjelaskan, jalan itu amblas sekitar April 2019. Amblasnya jalan diduga tanah penyangga badan jalan longsor tergerus air Kali CBL.

“Selain tergerus air jalan amblas akibat banyaknya truk bertonase besar seperti truk pengangkut tanah yang lalu- lalang melintasi jalan tersebut hingga jalan semakin rusak parah dan berlubang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Arul dan warga lainnya berharap ruas jalan yang amblas dan berlubang bisa secepatnya diperbaiki oleh dinas terkait.

“Jika terus dibiarkan,dikhawatirkan akan memicu terjadinya kecelakaan lalulintas. Terlebih jalan Raya CBL ini minim penerangan khususnya di malam hari,” ungkapnya.

Hal sama dikatakan Rudy (38) karyawan PT dikawasn MM 2100, yang setiap harinya melintasi jalan CBL.

“Semoga pemerintah dapat segera memperbaiki jalan yang amblas ini, apalagi kalo malam hari, duh bang kita kadang ngeri, apalagi kalo yang tidak tau medan terus ngebut, bisa-bisa jatuh kelubang. Apalagi minim penerangan lubangnya gak kelihatan,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, warga memasang rambu peringatan darurat dengan menaruh potongan bambu dan palet dibadan jalan yang amblas.(Irpan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *