SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
Cianjur

Bencana Sindangbarang, Banjir Surut Namun Longsor Masih Siaga

96
×

Bencana Sindangbarang, Banjir Surut Namun Longsor Masih Siaga

Sebarkan artikel ini

MetroMediaNews.co|Cianjur – Banjir dan longsor yang terjadi di 7 kampung di Desa Kertasari, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur pada lalu saat ini sudah surut sehingga warga mulai membersihkan sisa-sisa lumpur dan material tanah longsor dirumahnya. Namun warga yang terancam longsor masih mengungsi dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Moch Irfan Sofyan mengatakan, pada Jumat lalu ketinggian air sempat naik hingga mencapai 1 meter sehingga merendam sebanyak 60 KK akibat hujan deras yang terus mengguyur daerah tersebut.

“Namun pada Sabtu kemarin air sudah mulai surut dan warga mulai membersihkan sisa-sisa lumpur serta material tanah longsor dirumahnya,” ujar Irfan, Minggu (1/11/2020).

Sementara untuk longsor yang mengancam 9 rumah dengan 25 jiwa saat ini masih diungsikan ke rumah keluarga terdekat lantaran dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Untuk Kampung Nyalindung, Desa Kertasari warga belum dapat kembali ke rumahnya masing-masing. Kita akan melakukan pengecekan ke lokasi longsoran dan sekitarnya hingga keadaan dianggap aman,” katanya.

“Diketahui pertama kali longsor terjadi menimpa rumah milik warga bernama Nedi (50) beserta lima orang anggota keluarganya. Beruntung tidak ada korban jiwa dan hanya mengalami rusak ringan,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, saat ini pihak PUPR Provinsi Jabar yang dibantu BPBD, Retana dan aparat setempat masih terus melakukan penanganan material longsor terutama material longsor yang menutupi jalan provinsi di Kampung Cisitu, Desa Talagasari.

“Kami dan aparat desa Kertasari sedang berupaya untuk menangani pengungsi dan terus memastikan keamanan di lokasi longsor. Pihak PUPR Provinsi Jabar pun masih terus melakukan penanganan material longsoran,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya longsor dan banjir yang merendam sebanyak 7 kampung dan 30 rumah terjadi di Desa Kertasari, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur akibat luapan sungai Ciogong yang diguyur hujan deras selama 6 jam, Jumat 30 Oktober 2020. Akibatnya sebagian warga terpaksa diungsikan.

Tujuh kampung tersebut diantaranya Jaringaok, Nyalindung, Cibanggala, Cimanggu, Ciseblak, Sadanganyar dan Cisayang.(WN/Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *