SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
HOME

Korban Hanyut Sungai Cibala Belum Ditemukan

581
×

Korban Hanyut Sungai Cibala Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini

METROMWDIANEWS.CO – Korban hanyut terseret arus sungai Cibala, pada Selasa (6/3), Ikhah (55) dan Enan (50) warga Desa Ciguha Kecamatan Sukanegara, Cianjur Selatan, sampai saat ini belum ditemukan dan diketahui keberadaannya.

Ade (50) suami Enan menyampaikan, bahwa harapannya agar jasad istrinya itu dapat ditemukan.

“Seandainya Allah SWT menakdirkan dan mengabulkan doa saya, maka ingin jasad istri saya ditemukan. Istri saya dimasa hidupnya seorang pekerja yang tidak mengenal lelah, jadi saya merasa kehilangan sekali. Terima kasih atas semua pihak yang telah membantu mencari keberadaan istri saya,” ujarnya.

Camat Sukanegara Pirman Edi bahwa dirinya membenarkan hingga saat ini kedua korban belum dapat ditemukan.

“Hingga saat ini kami masih terus melakukan penyisiran dengan bantuan petugas gabungan. Namun situasi kondisi sungai saat ini masih kurang kondusif karena arus sangat deras disertai hujan, hingga sampai saat ini belum ada hasil yang maksimal,” jelas Camat Sukanegara kepada MMN saat dihubungi via telepon, Sabtu (10/3).

Ia menambahkan, semoga kedepannya kedua korban dapat diketemukan jasadnya.

“Alhamdulillah… kami bersama rekan desa Ciguha telah dapat memberikan suport kepada pihak keluarga yang Insyaalloh dengan adanya musibah ini dapat diterima dengan kesabaran dan keikhlasan,” katanya.

Lebih dari itu, Pirman Edi menghimbau kepada warga masyarakat jika membuat jembatan secara pribadi lebih memperhitungkan secara maksimal bahan materialnya. Menurutnya, hampir setiap lokasi warga membuat jembatan sendiri atas perakarsa sendiri dengan bahan seadanya, termasuk jembatan yang rusak yang diterjang arus sungai Cibala pada Selasa (6/3) kemarin itu merupakan jembatan yang dibuat oleh warga sekitar dengan jarak lebar sungai antara 3 s/d 5 meter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *