MMN co, Cianjur – Tumpukan sampah kelapa warnai jalan nasional sekitar wilayah Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan. Hal adanya tumpukan sampah buah kelapa sangat mengganggu pandangan dan polusi udara di wilayah Kecamatan Naringgul.
Menurut Diki Ismail salah seorang anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Partai Gerindra sangat geram melihat pemandangan tumpukan sampah tersebut.
“Kemana unsur pemerintah di Kecamatan Naringgul ? kenapa itu terkesan dibiarkan dan tanpa ada penanganan dari unsur pemerintah setempat,” tegas Diki, Sabtu (10/8/2024).
Diki menegaskan, dalam waktu dekat pihak DPRD akan memanggil stakeholder terkait.
“Jangan sampai keindahan disekitar jalan nasional terganggu dan tercemari oleh tumpukan sampah kelapa yang ada di lokasi tersebut,” ucapnya.
Diakui Diki, bahwa sebelumnya kondisi tersebut sempat terjadi di wilayah jalan nasional yang masuk wilayah Desa Sukabakti.
“Kita sudah memberikan contoh dalam penanganan sampah di sekitar atau di sepanjang jalan nasional tersebut. Mengapa ini bisa terjadi kembali ? apakah pihak pemerintah Desa Sukabakti tidak melihat kondisi tersebut atau memang ada pembiaran,” ucapnya.
Diketahui menurut Legislator Partai Gerindra, bahwa sampah yang dibuang tersebut bukan berasal dari sampah rumah tangga domestik, melainkan sampah yang dibawa dari luar Kabupaten Bandung dengan sengaja dibuang di lokasi kecamatan Naringgul.
“Anggota DPRD ini berharap agar semua element yang ada di Kecamatan Naringgul bisa proaktif dan peduli, termasuk unsur pemerintah dan Muspika Kecamatan Naringgul. Jangan sampai wilayah kecamatan Naringgul jadi tempat pembuangan sampah,” ungkapnya.















