“Ribuan siswa dipulangkan karena takut gempa susulan terjadi, pihak sekolah mengupayakan perbaikan atap yang ambruk segera dilakukan agar proses belajar belajar tidak terhenti. Sedangkan dampak lain dari gempa masih kami monitoring,” pungkasnya.
Pantaun MMN, di Kecamtan Cidaun ada salah satu rumah milik warga yang ambruk, yakni milik Yayan asal Kampung Kertajadi RT 01 RW 01 Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, dan kantor desa Mandalawangi, Kecamatan Leles, Cianjur Selatan, yang atapnya ambruk.
(Jay)















